Kamis, 07 Maret 2019

TIPS BELAJAR EFEKTIF SMP dan SMA

MENJADI SISWA SMP YANG BERPRESTASI

Masa SMP adalah masa penuh perubahan, baik dalam hal kebiasaan belajar maupun dalam hal perkembangan diri sendiri dari anak-anak menjadi remaja. Masa perubahan ini bisa menimbulkan kecemasan dan rasa tertekan, tetapi bisa juga menjadi saat yang tepat untuk mengalami berbagai kesempatan baru. Agar bisa menjalani masa SMP dengan baik, bacalah artikel ini untuk mempersiapkan diri menghadapi tantangan dan kesempatan di depan Anda.

Bagian1
Menyiapkan Diri sebelum Masuk SMP

  1. 1
    Bersiaplah menghadapi hal-hal baru. Dalam beberapa hal, hari pertama di SMP sama seperti saat Anda masuk TK, misalnya sekolah baru, wajah-wajah baru, kegiatan baru, dan cara baru menjalaninya. Walaupun Anda masih bisa bertemu teman-teman waktu masih di TK, semuanya tetap saja terasa berbeda. Mungkin Anda akan mengenal teman-teman baru, begitu juga dengan mereka, tetapi persahabatan baru ini akan sama sekali berbeda. Datanglah ke sekolah dengan pikiran terbuka agar Anda siap mengalami berbagai hal dengan cara baru. Ingatlah bahwa Anda sudah pernah beradaptasi dengan baik saat mulai bersekolah dan kali ini pun, Anda pasti bisa.
    • Orang-orang yang sudah lama Anda kenal akan terlihat berbeda. Anda sendiri juga terlihat berbeda bagi mereka. Ini adalah hal yang wajar dalam masa pertumbuhan.
  2. 2
    Tentukan arti keberhasilan menurut Anda sendiri. Apakah artinya keberhasilan akademis atau menjadi orang baik? Idealnya, keberhasilan seharusnya merupakan gabungan kedua hal tersebut. Satu-satunya orang yang bisa menentukan apakah Anda berhasil atau tidak di SMP adalah diri Anda sendiri, tetapi harus ada kriteria penentunya. Agar bisa memberikan kesan pertama yang terbaik, sebaiknya Anda mencari tahu situasi di dalam sekolah dari kakak atau teman yang pernah belajar di sini.
    • Orang tua biasanya memiliki pandangan sendiri tentang arti keberhasilan. Jelaskan kepada mereka apa tujuan Anda bersekolah di SMP dan cara mencapainya. Ingatlah bahwa orang tua Anda mungkin memiliki prioritas yang berbeda sehingga bisa timbul perbedaan pendapat. Jika keinginan Anda ditentang, cobalah bersikap bijaksana dan jangan marah agar masalah ini bisa diatasi dengan baik sebab kedua belah pihak sama-sama senang dan bisa melanjutkan pembicaraan dengan baik.
  3. 3
    Bersiaplah menghadapi situasi yang canggung. Masa SMP selalu penuh dengan hal-hal yang menimbulkan kecanggungan. Anda sedang berada dalam masa pertumbuhan, tubuh Anda masih mengalami perubahan, dan minat Anda terus berkembang. Ada beberapa orang yang mulai berjerawat, harus pergi ke sekolah sendiri, merasa malu saat harus berganti baju di ruang ganti, ditolak teman lawan jenis yang Anda sukai, dst. Jangan khawatir tentang hal-hal yang belum terjadi dan apa yang orang lain pernah alami. Mulailah belajar menempatkan diri di posisi orang lain, membayangkan dan merasakan apa yang mereka alami, serta menyadari bahwa tidak seorang pun memperhatikan tindakan Anda. Jadi, jika suatu hari Anda mengalami kejadian yang sangat buruk, ingatlah bahwa hal ini tidak akan menjadi bahan pembicaraan seluruh siswa sampai 5 tahun yang akan datang. Jadi, cobalah bernapaslah dalam-dalam dan rileks saja.
    • Bacalah artikel tentang cara menjalani masa SMP dengan baik yang menjelaskan beberapa kiat untuk menghadapi situasi canggung di SMP. Selain itu, jangan sungkan berbicara kepada orang tua, guru, konselor pembimbing, teman-teman, atau seseorang yang bisa membantu.
  4. 4
    Jadilah diri sendiri apa adanya. Pada umumnya, kaum remaja akan menghadapi tuntutan untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan atau menjadi seperti orang lain. Jangan biarkan orang lain menentukan jati diri atau tujuan Anda. Jika ada yang menekan Anda, jangan takut. Terlepas dari apa pun nasihat yang diberikan, boleh saja Anda sedikit menyesuaikan diri. Lakukan apa yang benar dan terasa menyenangkan bagi diri sendiri.
    • Berpeganglah pada keyakinan Anda dan apa yang benar menurut Anda. Contohnya, jauhi saja teman yang merundung (melakukan bullying) Anda atau anak-anak lain, walaupun Anda harus kehilangan teman lama. Masih banyak kesempatan mendapatkan teman baru yang lebih baik di SMP.

Bagian2
Menyiapkan Keperluan Sekolah

  1. 1
    Gunakan buku agenda sekolah. Para remaja biasanya terkenal sangat tidak rapi dalam menata barang-barang mereka. Namun, Anda harus bisa mengatur diri sendiri dan perlengkapan sekolah dengan baik agar berhasil di sekolah. Buku agenda adalah kalender berbentuk buku untuk mencatat tenggat PR, jadwal latihan sepak bola atau paduan suara, atau kapan Anda akan belajar bersama di rumah teman. Catatlah semua jadwal dengan baik dan bacalah setiap hari. Jika belum terbiasa menggunakan agenda, mulailah dengan mencatat tugas setiap pelajaran selesai.[1]
  2. 2
    Gunakan binder atau buku catatan terpisah untuk setiap mata pelajaran.Siapkan satu buku catatan untuk satu mata pelajaran. Tandai setiap buku dengan warna yang berbeda, misalnya warna biru untuk buku sejarah dan warna merah untuk buku matematika.
    • Tatalah isi binder Anda. Gunakan pembatas untuk memisahkan antara catatan dan PR. Semakin cepat Anda menemukan catatan, PR, dan jadwal pelajaran, semakin cepat Anda selesai bekerja.
  3. 3
    Biasakan menjaga kerapian lemari buku atau loker. Hiaslah lemari buku atau loker sesuka hati sesuai kepribadian Anda, tetapi isilah dengan barang-barang yang Anda butuhkan. Jangan sampai terkesan seperti etalase toko yang penuh sesak (dengan mainan atau suvenir, misalnya) dan sudah tidak bisa diisi apa-apa lagi. Aturlah semua perlengkapan sekolah dengan rapi agar mudah diambil dan dimasukkan lagi. Jangan sampai barang-barang berjatuhan setiap kali Anda membuka pintu.
  4. 4
    Siapkan tempat belajar di rumah. Sebaiknya Anda menyiapkan tempat khusus di rumah untuk mengerjakan PR. Idealnya, ada meja belajar dan komputer atau laptop. Rapikan meja agar Anda bisa duduk dan mengerjakan PR dengan nyaman sepulang sekolah.
    • Simpanlah semua perlengkapan sekolah di tempat tertentu agar Anda tidak perlu mencari pengasah pensil di setiap sudut rumah.
  5. 5
    Sempatkan mengobrol dengan orang tua setiap hari Minggu. Ceritakan hal-hal yang baru saja Anda alami di sekolah.[2] Manfaatkan kesempatan ini untuk mengingatkan mereka tentang jadwal pertandingan atau konser yang akan Anda ikuti dalam waktu dekat. Selain itu, Anda tahu kapan harus membantu ibu menyiapkan makan malam atau melakukan tugas-tugas yang lain di dalam rumah.

Bagian3
Meraih Keberhasilan Akademis

  1. 1
    Datanglah ke sekolah. Walaupun terdengar klise, aktivitas ini sangat penting agar Anda bisa berhasil di sekolah. Beberapa penelitian telah membuktikan bahwa nilai baik dan kehadiran yang konsisten adalah indikator keberhasilan saat belajar di SMA dan kuliah.[3] Datanglah tepat waktu dan jangan membolos.[4]
    • Jika terpaksa tidak masuk sekolah, tanyakan materi pelajaran yang dibahas kepada guru atau teman Anda melalui surel, SMS, atau telepon. Tanyakan juga apakah ada PR atau materi yang harus Anda pelajari di rumah. Selesaikan PR dan lengkapi catatan Anda secepatnya.
  2. 2
    Pelajari cara mencatat yang baik. Entah Anda terbiasa mencatat atau tidak saat masih bersekolah di SD, mencatat pelajaran di SMP akan menjadi pengalaman baru bagi Anda. Mencatat dengan baik bukan berarti menulis setiap kata yang guru Anda ucapkan. Lakukan beberapa cara berikut agar bisa mencatat dengan baik:[5]
    • Jagalah agar catatan Anda selalu rapi dengan menulis tanggal saat mulai mencatat. Gunakan halaman baru, jika diperlukan. Selain menulis tanggal, tulis juga topik yang akan dibahas.
    • Perhatikan baik-baik apakah ada petunjuk melalui nada suara guru Anda saat ia berbicara sebab hal-hal yang penting biasanya diucapkan dengan penekanan tertentu.
    • Jangan khawatir saat harus mencatat kalimat secara lengkap. Ciptakan huruf steno dan kode untuk diri sendiri. Ingatlah bahwa catatan ini bukan untuk dibaca orang lain kecuali Anda sendiri. Buatlah lingkaran kecil setiap kali guru Anda mengatakan “mitosis”. Tidak apa-apa selama Anda bisa mengerti artinya.
    • Baca lagi catatan Anda setiap hari saat mengerjakan PR dan sempatkan menyalin agar lebih rapi dan lengkap. Selain itu, Anda juga lebih mudah menghafalkan pelajaran.
  3. 3
    Pelajari cara belajar. Sama seperti mencatat, durasi belajar di SMP mungkin membuat Anda terkejut. Keterampilan belajar yang baik bukanlah hanya menghafalkan bab tertentu dari buku cetak. Anda perlu melakukan beberapa hal berikut agar bisa meraih keberhasilan studi:[6]
    • Pelajari cara menentukan konsep-konsep yang paling penting. Beri tanda dengan warna tertentu atau tempelkan kertas kecil berperekat di buku cetak untuk menandai materi pelajaran yang penting.
    • Buatlah catatan dengan tulisan yang rapi dan mudah dibaca agar Anda bisa menyusun kembali materi yang baru saja dibahas.
    • Buatlah alat bantu belajar, seperti kartu catatan, diagram, dll.
    • Carilah teman belajar yang memahami materi pelajaran dengan baik. Belajar bersama teman bisa menjadi cara untuk melihat berbagai hal dari sudut pandang yang berbeda. Berusahalah memfokuskan perhatian pada pelajaran. Tundalah obrolan tentang musik atau sepak bola hingga lain kesempatan.
  4. 4
    Kuasai keterampilan mengerjakan tes dengan baik. Anda harus menguasai lebih banyak materi sebab soal tes bisa menjadi semakin sulit. Lakukan beberapa cara berikut agar Anda mampu mengerjakan tes dengan baik:
    • Dengarkan baik-baik instruksi yang guru Anda berikan. Bacalah semua petunjuk untuk mengerjakan tes.[7]
    • Bekerjalah dengan tenang. Aturlah waktu dengan baik agar Anda bisa mengerjakan soal-soal tes sampai selesai. Jangan terus melihat jam sebab Anda akan semakin stres. Perkirakan waktu yang dibutuhkan untuk menjawab setiap kelompok soal. Lewati dahulu jika ada pertanyaan yang membuat Anda bingung dan coba kerjakan lagi setelah Anda selesai mengerjakan soal yang lebih mudah.[8]
    • Periksa lagi semua jawaban Anda sebelum dikumpulkan.
    • Redakan kecemasan saat menghadapi tes. Kecemasan akan berkurang jika Anda sudah siap dan memahami materi yang akan diuji dengan baik. Sebelum tes dimulai, cobalah bernapas dalam-dalam sambil mengatakan berulang-ulang “Aku akan mengerjakan tes ini dengan baik”.[9]
  5. 5
    Selesaikan PR secepatnya. Anda harus mengalokasikan lebih banyak waktu di SMP sebab akan lebih banyak mata pelajaran, PR, tes, dan kegiatan ekstrakurikuler. Kuncinya adalah memperbaiki kemampuan mengatur waktu. Jadikan kegiatan belajar sebagai prioritas utama agar semuanya bisa selesai pada waktunya.
    • Selesaikan PR sepulang sekolah begitu Anda sampai di rumah. Segera kerjakan PR sebelum perhatian Anda teralihkan oleh tuntutan tanggung jawab untuk melakukan tugas-tugas yang lain. Jika Anda harus melakukan kegiatan lain sepulang sekolah, sediakan waktu khusus di malam hari untuk menyelesaikan PR.
    • Batasi waktu yang Anda gunakan untuk “menatap layar” ponsel, TV, komputer, dll.[10] Contohnya, jangan bermain gim komputer atau mengirimkan SMS kepada teman sebelum Anda selesai mengerjakan PR.
    • Bertanggungjawablah saat belajar dan mengerjakan PR. Jangan menyontek jawaban PR teman.
    • Jika Anda mengalami kesulitan mengikuti pelajaran, segera bicarakan hal ini dengan guru Anda, lebih cepat lebih baik. Jangan tunggu sampai Anda merasa putus asa karena ketinggalan pelajaran.
  6. 6
    Mintalah bantuan jika diperlukan. Seiring bertambahnya usia, tanggung jawab dalam meraih keberhasilan akademis akan semakin besar. Akan tetapi, Anda tidak perlu menjalaninya sendirian sebab ada banyak orang yang bersedia membantu jika Anda membutuhkan.
    • Jika Anda mengalami kesulitan dalam pelajaran aljabar atau sejarah, berusahalah mencari bantuan dengan menanyakan sumber informasi lain atau meminta penjelasan dari guru Anda. Beberapa SMP memberikan kesempatan kepada para siswa untuk mengikuti pelajaran tambahan di bawah bimbingan guru.
  7. 7
    Akuilah jika Anda berbuat salah. Jangan berbohong kepada guru jika Anda tidak mengerjakan PR. Alih-alih, katakan bahwa Anda akan menyelesaikan PR malam ini dan menyerahkan hasilnya besok. Guru akan menghargai siswa yang mampu bertanggung jawab.
    • Jangan menyontek saat mengerjakan tes atau menyalin PR teman. Jika sampai ketahuan, jangan berbohong dan katakan yang sebenarnya.

Bagian4
Meraih Keberhasilan dalam Pergaulan

  1. 1
    Libatkan diri Anda. Di SMP, Anda akan bertemu teman-teman baru dalam banyak kegiatan. Alih-alih merasa sedih karena kondisi yang selalu berbeda, manfaatkan peluang ini untuk memperluas wawasan. Ada banyak kesempatan untuk beraktivitas dan melibatkan diri setelah masuk SMP.
    • Bergabunglah dalam perkumpulan. Anda bisa bergabung dalam klub matematika, kelompok pramuka, atau Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS). Gunakan kesempatan ini untuk bertemu teman baru atau teman lama dengan cara baru agar bisa mengenali minat Anda dan mewujudkannya dengan cara baru yang lebih dewasa.
    • Lakukan olahraga permainan. Bergabunglah dalam tim bola basket atau sepak bola. Walaupun hanya menjadi pemain cadangan, Anda tetap bisa merasakan suasana persahabatan dan persaingan melalui kegiatan ini.
    • Jadilah sukarelawan. Lakukan tugas membersihkan kelas sesuai jadwal piket atau berjualan kue kering untuk kegiatan amal. Ajaklah teman lama dan teman baru dalam kegiatan ini. Jangan takut mengambil inisiatif.
  2. 2
    Pilihlah teman dengan bijaksana. Begitu masuk SMP, Anda akan bertemu siswa kelas VII dan kakak kelas. Jadi, akan banyak sekali kesempatan untuk bersahabat dengan teman baru yang kelihatannya menyenangkan. Akan tetapi, selama masa praremaja sampai remaja, Anda harus bisa memilih orang-orang positif yang suportif. Pilihlah teman dengan bijaksana sebab teman yang Anda pilih bisa menjadi indikator kesuksesan Anda di tahun-tahun mendatang.[11]
    • Jika ada “teman” yang bersikap kurang menyenangkan, cobalah membicarakan hal ini dengannya. Jika ia tidak mau berubah, cobalah cari teman baru.
  3. 3
    Pelajari apa artinya hubungan yang sehat. Di SMP, anak-anak akan mengalami puncak masa pubertas dan perubahan hormonal. Mungkin Anda mulai memikirkan lawan jenis dan ingin berpacaran. Oleh karena itu, Anda harus mengetahui apa saja kriteria hubungan yang sehat. Penelitian telah membuktikan bahwa banyak siswa SMP mengalami pelecehan seksual dan kekerasan saat berpacaran, antara lain karena mereka tidak tahu apa yang pantas dan tidak pantas dilakukan.[12]
    • Hubungan yang sehat dimulai dengan adanya sikap saling menghormati, rasa percaya, dan persahabatan. Anda juga harus tetap merasa bebas berteman dengan orang lain dan bisa menjadi pribadi yang mandiri.
    • Jangan merasa tertekan karena ingin segera berpacaran. Mungkin Anda terburu-buru ingin berpacaran karena teman-teman Anda sudah melakukannya. Akan tetapi, beberapa penelitian telah membuktikan bahwa terlalu awal berpacaran akan mengalihkan perhatian dari kegiatan belajar sehingga performa belajar menurun.[13]
  4. 4
    Berikan kesempatan kepada orang lain. Anak-anak akan berubah setelah menjadi remaja. Anak kecil yang Anda kenal bertahun-tahun tetapi belum pernah menjadi teman mungkin sudah berubah menjadi teman yang cocok dengan Anda.
    • Para remaja dengan sendirinya akan membentuk kelompok pergaulan dengan teman-teman yang berpikiran sama. Walaupun tidak selalu buruk, jangan terlalu cepat menilai dan menolak orang lain. Jadilah teladan dengan bersikap menerima dan mau membuka diri kepada orang lain.
  5. 5
    Jangan menjadi perundung. Perlakukan orang lain dengan kebaikan hati dan keramahan. Berusahalah menempatkan diri di posisi orang lain sebelum mengatakan atau melakukan sesuatu yang menyakitkan.
    • Berusahalah membela teman yang mengalami perundungan. Jangan diam saja dan membiarkan orang lain dirundung. Jika Anda dirundung atau melihat hal ini terjadi pada orang lain, laporkan kepada guru. Merundung adalah perilaku yang buruk.

Bagian5
Mendapatkan Dukungan

  1. 1
    Mintalah nasihat dari orang tua. Selama masa SMP, Anda mulai merasa mampu melakukan apa saja sendiri, tetapi ingatlah bahwa ada orang-orang di sekitar yang selalu siap dan mau membantu. Percaya atau tidak, orang tua adalah penolong yang terbaik sebab mereka juga pernah mengalami hal yang sama.[14]
    • Mintalah nasihat tentang cara mencatat pelajaran di kelas, belajar untuk menjalani tes, menghindari masalah, bahkan mengajak lawan jenis pergi bersama ke pesta sekolah.
  2. 2
    Mintalah kakak Anda menceritakan pengalamannya. Kakak Anda telah melewati masa SMP. Biasanya, ia dapat memberikan saran tentang cara menghadapi guru, memilih kantin favorit untuk makan siang, dll.
  3. 3
    Berbicaralah dengan guru secara teratur. Di awal tahun pelajaran, tanyakan kepada guru apa harus Anda lakukan dan mintalah nasihat tentang cara belajar yang baik. Anda harus bisa bertanggung jawab atas keberhasilan studi Anda sendiri.
    • Berusahalah mengenal orang dewasa lainnya yang ada di sekolah, dimulai dari staf administrasi, konselor, perawat di unit kesehatan sekolah, sampai petugas perpustakaan.
  4. 4
    Berbicaralah kepada konselor di sekolah jika diperlukan. Jangan malu meminta bantuan jika diperlukan. Konselor di sekolah bertugas membantu Anda dan memahami berbagai isu yang menimbulkan masalah bagi siswa SMP. Ia bisa memberikan bimbingan dalam menghadapi tantangan akademis, pergaulan, dan masalah pribadi.[15]

Bagian6
Memperhatikan Diri Sendiri

  1. 1
    Cukupi kebutuhan tidur Anda. Anda akan semakin sibuk di SMP dan setelahnya. Beristirahat, merasa selalu segar, bersemangat, dan terfokus adalah cara terbaik agar tetap menjadi yang terbaik. Tubuh Anda masih dalam masa pertumbuhan dan mengalami perubahan. Anda harus cukup tidur agar tubuh Anda bisa berfungsi dengan baik. Jika jadwal terlalu padat, energi Anda akan banyak terpakai dan harus diganti. Tidurlah selama 8-9 jam setiap malam.[16]
    • Jika sulit tidur, matikan semua perangkat elektronik 15-30 menit sebelum tidur. Penelitian telah membuktikan bahwa otak kita akan tetap aktif saat melihat layar (ponsel atau TV, misalnya) yang membuat kita sulit tertidur.[17]
  2. 2
    Terapkan pola makan yang baik. Asupan nutrisi yang baik akan memperbaiki memori, konsentrasi, emosi, tingkat energi, dan citra diri. Semua ini sangat penting dalam keberhasilan siswa SMP. Jauhi mesin yang menjual makanan cepat saji dan konsumsilah makanan yang sehat. Biasakan makan banyak buah, sayuran, protein, biji-bijian utuh, dan produk dari susu rendah lemak. Hindari makanan olahan, gorengan, dan yang mengandung banyak gula.
    • Biasakan menyantap sarapan pagi yang sehat. Penelitian telah membuktikan bahwa sarapan pagi yang baik bisa memperbaiki performa belajar sepanjang hari.[18] Biasakan minum sari buah dengan yoghurt, makan oatmeal atau telur dan roti panggang sebagai menu sarapan pagi.[19]
  3. 3
    Biasakan berolahraga secara teratur. Berolahraga teratur bisa mengurangi stres, meningkatkan fungsi otak, dan memperbaiki suasana hati. Anak kecil dan remaja harus berolahraga setidaknya 30 menit sehari. Alih-alih langsung menonton TV sepulang sekolah, ajaklah teman bersepeda bersama.[20]
  4. 4
    Jadilah pribadi yang positif. Ada saat-saat tertentu yang terasa terlalu banyak karena ada terlalu banyak PR, tekanan, atau anak-anak yang menjengkelkan di kelas. Akan tetapi, Anda pasti bisa mengatasinya. Ingatlah selalu tujuan Anda dan berfokuslah pada apa yang harus Anda lakukan untuk mencapainya agar bisa menjadi siswa SMP yang berhasil.
    • Anda akan bertemu banyak hal dalam masa studi di SMP. Teruslah belajar dengan mencoba hal-hal baru. Walaupun terkadang harus menghadapi kegagalan, bangkitlah dan cobalah lagi.

Tips

  • Patuhilah peraturan dan kebijakan sekolah agar terhindar dari masalah.
  • Jika Anda mengalami kesulitan saat menyelesaikan PR dan berfokus, berikan hadiah kepada diri sendiri setelah tugas Anda selesai.
  • Buatlah rencana untuk besok pagi sebelum tidur malam. Siapkan pakaian dan perlengkapan sekolah Anda di malam sebelumnya.
  • Hargailah orang lain dan jangan mengobrol selama pelajaran berlangsung, sebab guru dan teman-teman Anda di kelas akan merasa terganggu!
  • Anda akan mengalami stres di SMP. Berbicaralah dengan seseorang yang Anda percayai jika mengalami stres. Belum tentu ia bisa membantu, tetapi Anda akan merasa lebih baik. Jadilah pribadi yang positif!

CARA MENJADI SISWA SMA YANG BERPRESTASI
Untuk menjadi siswa SMA yang sukses, dibutuhkan kesabaran dan motivasi. Sayangnya, sering kali ada banyak hal yang bisa mengalihkan perhatian di usia remaja sehingga menyulitkanmu untuk meraih kesuksesan. Untuk menjadi siswa yang sukses, kamu harus belajar mengatakan “tidak” pada hal-hal yang dapat mengalihkan perhatian tersebut dengan menggunakan jadwal. Kamu juga harus menjalani gaya hidup yang sehat, serta menyeimbangkan kehidupan akademik dengan kehidupan sosial dan kegiatan ekstrakurikuler yang kamu minati. Meskipun tahun-tahun sekolah terasa sulit dan melelahkan, kerja kerasmu pada akhirnya akan membuahkan hasil.



Langkah

  1. 1
    Manfaatkan buku agenda. Buku tersebut diberikan untukmu bukan tanpa alasan. Jangan hanya menulis pekerjaan rumah di buku agenda, tetapi juga pastikan kamu mencatat hal-hal lain yang perlu diingat (mis. perlombaan, latihan, sesi belajar, dan lain-lain). Untuk menjadi siswa SMA yang sukses, kamu harus memiliki kemampuan untuk menjalani semua aktivitas-aktivitasmu dengan baik dan teratur. Manfaatkan buku agenda untuk mengelola jadwal dan mengikuti rencana-rencana yang dibuat. Selain itu, manfaatkan juga buku agenda untuk menetapkan batasan waktu. Jika kamu meluangkan waktu selama lebih dari satu jam untuk mengerjakan tugas matematika, kamu tidak bisa menyelesaikan tugas-tugas yang ada tepat waktu dan hanya akan menyulitkan diri sendiri. Berhentilah mengerjakan tugas matematika tersebut, sisihkan buku tugas matematikamu untuk sementara, dan kerjakan tugas rumah yang lain. Kerjakan kembali tugas matematikamu dan jika kamu belum memahami tugas/materi yang diberikan, jelaskan kondisimu kepada guru. Ada kemungkinan gurumu dengan senang hati mau membantumu dan tidak akan menahan atau mengurangi nilaimu. Pastikan kamu sudah menunjukkan usaha untuk mengerjakan tugas rumah tersebut.
  2. 2
    Pastikan segala sesuatunya teratur dengan baik. Pastikan kamu memiliki semua keperluan yang dibutuhkan. Ada baiknya kamu membeli sebuah binder tiga ring yang dilengkapi dengan kantung/tas kecil, kertas binder, dan kertas pemisah untuk setiap mata pelajaran (atau satu folder untuk setiap mata pelajaran pilihan). Jika gurumu senang menerangkan materi, belilah buku catatan (baik yang dilengkapi dengan ring maupun buku catatan tebal). Gambar atau catat materi agar kamu bisa mengingatnya dengan mudah. Biasanya, lembaran kertas yang digunakan di buku catatan lebih kuat sehingga tidak mudah robek jika dibandingkan dengan lembaran kertas binder. Atur kertas secara berurutan untuk memudahkanmu nanti ketika belajar. Jika bindermu mulai penuh, pindahkan kertas-kertas lama ke binder yang lain untuk disimpan di rumah. Dengan begini, kamu tidak harus membawanya ke mana-mana, tetapi kertas-kertas tersebut tetap ada ketika kamu perlu mempelajarinya untuk menghadapi UTS atau UAS.
  3. 3
    Ingatlah bahwa sekolah adalah hal yang “penting”. Kamu tidak harus menjadi sosok kutu buku yang mengunci diri di kamar setiap malam Minggu atau membaca buku-buku tebal di pojok ruangan agar kamu dianggap sebagai sosok yang memandang sekolah sebagai hal yang serius. Pada kenyataannya, sekolah adalah hal yang “penting”. Kamu perlu bersekolah agar bisa membuat resume pribadi yang baik. Selain itu, kamu pun perlu bersekolah agar bisa diterima di universitas yang baik dan mendapatkan pekerjaan yang bisa menyokong kehidupanmu. Akan tetapi, meskipun kamu tidak ingin masuk universitas, sekolah tetap memberikan banyak manfaat, baik secara sosial maupun kecerdasan. Penting bagimu untuk tetap bersenang-senang dan mengikuti banyak kegiatan ekstrakurikuler, tetapi ingatlah bahwa sekolah harus selalu menjadi prioritas pertamamu. Ini artinya, jangan menganggap remeh tugas rumah, ujian, dan kuis! Selain itu, kegiatan-kegiatan ekstrakurikuler yang kamu jalani pun dapat menjadi informasi yang tepat untuk membangun resume yang baik.
  4. 4
    Ingatlah bahwa sekolah sama pentingnya dengan kehidupan sosial.Keseimbangan merupakan kuncinya. Kamu bisa menjadi sosok yang selalu mendapatkan nilai A di semua mata pelajaran, tetapi jika kamu tidak mencantumkan kegiatan ekstrakurikuler dalam resume yang akan dilampirkan dalam dokumen pendaftaran universitas, akan lebih sulit bagimu untuk diterima di universitas yang kamu inginkan. Selain itu, tidak adanya kegiatan lain yang diikuti bukanlah hal yang menarik. Oleh karena itu, pastikan kamu tetap menyelesaikan dan mengerjakan tugas-tugas sekolah dengan baik, tetapi jangan lupa untuk memberikan sedikit kebebasan pada diri untuk bergabung dengan beberapa kelompok ekstrakurikuler di tahun-tahun sekolah. Kamu tidak akan menyesalinya!
  5. 5
    ”Libatkan diri” dalam aktivitas sekolah. Kamu tidak harus mengenakan pakaian berwarna cerah atau menjadi anggota pemandu sorak untuk menunjukkan keterlibatanmu. Yang perlu kamu lakukan adalah menjalani dan mengetahui berbagai hal yang ada di sekolah. Sebagai contoh, cobalah cari tahu mengenai acara-acara terkini di sekolah atau siapa pemenang pertandingan basket hari Jumat kemarin, hadiri acara-acara sekolah seperti ajang tari atau pertunjukkan, menjalankan rencana OSIS, dan lain-lain. Mengikuti perkembangan peristiwa dan politik terbaru sama pentingnya dengan menunjukkan keaktifan di sekolah. Selain dapat mempererat hubungan dengan orang lain, hal ini juga dapat membangun kesatuan dalam badan eksekutif atau organisasi siswa yang kamu ikuti. Keterlibatanmu menunjukkan bahwa kamu peduli untuk mempelajari lingkugan sekitarmu, serta mendukung semua organisasi yang ada di sekolah.
  6. 6
    Bergabunglah dengan tim olahraga. Ketika tugas mulai menumpuk, sering kali kamu lupa untuk tetap bugar. Oleh karena itu, bergabunglah dengan tim olahraga agar kamu tidak perlu mengkhawatirkan tentang jadwal berolahraga karena aktivitas dengan tim tentunya akan menjadi rutinitas harianmu. Jika kamu berencana untuk mengikuti pertandingan olahraga selama tiga musim, tentunya hal tersebut adalah hal yang baik. Cukup pastikan bahwa jadwal latihan yang kamu ikuti masih tetap masuk akal. Akan tetapi, jika kamu berencana ingin mengambil kelas persiapan khusus dan tampaknya akan memiliki banyak pekerjaan rumah, mungkin ada baiknya kamu tidak bergabung dengan timmu untuk mengikuti pertandingan olahraga. Tunjukkan usaha terbaik untuk tetap menjadi bintang olahraga dan bintang kelas. Dengan begini, kamu akan menjadi sosok yang mengagumkan. Kamu pun akan menjadi siswa yang sehat dan juga cerdas.
  7. 7
    Tentukan apa hobimu dan carilah grup aktivitas yang sesuai dengan hobi tersebut. Hanya karena kamu bukanlah seorang atlet, tidak berarti bahwa kamu tidak memiliki aktivitas sama sekali setelah jam sekolah. Jika kamu menyukai seni, bergabunglah dengan klub seni. Jika kamu menyukai musik, bergabunglah dengan orkestra atau band sekolah. Cobalah bergabung dengan kelompok yang kamu minati dan pastikan kamu tetap bergabung untuk waktu yang cukup lama. Pengalaman seperti ini dapat menjadi hal yang menarik ketika dicantumkan dalam resume atau lembar pendaftaran universitas. Jika kamu tidak tertarik dengan klub-klub yang sudah ada, mintalah kepala sekolah untuk membuat klub baru. Ada kemungkinan kepala sekolah akan memberikan izin. Lagipula, kamu bisa memulai klub aktivitas baru di sekolah dengan cepat dan mudah.
  8. 8
    Pikirkan tentang universitas. Setelah tahun kedua berlalu, mulailah berkunjung ke kampus-kampus. Kamu tidak harus memilih apa pun untuk saat ini, tetapi kunjungan seperti itu dapat membantumu menentukan universitas yang diinginkan (mis. apakah kamu menginginkan kampus besar atau kecil, lokasi yang ada di daerah perkotaan, pinggir kota, atau pedesaan, atau status perguruan tinggi negeri atau swasta, dan lain-lain). Cobalah untuk sering menemui konselor atau wali kelasmu. Ia dapat menulis surat rekomendasi untukmu. Ini artinya, semakin dekat ia mengenalmu, semakin baik surat yang akan kamu dapatkan. Ia juga dapat membantu merekomendasikan universitas dan mencari beasiswa.
  9. 9
    Pikirkan mengenai nilai rata-rata SKHUN. Nilai ini sama pentingnya dengan skor kredit yang dimiliki oleh orang tuamu dari bank. Dengan skor kredit yang rendah, orang tuamu tidak bisa mendapatkan kartu kredit atau meminjam uang dari bank (nantinya, mungkin mereka akan kesulitan untuk membeli rumah, ponsel, dan lain-lain). Ini artinya, skor kredit orang tuamu adalah garis hidup mereka yang dapat membuka atau menutup kesempatan dalam hidup. Untukmu, nilai rata-rata SKHUN adalah garis hidupmu. Dengan nilai yang tinggi, ada banyak pilihan yang tersedia untukmu setelah lulus dari sekolah. Kamu mendapatkan banyak pilihan terkait universitas yang bisa kamu pilih. Sementara itu, nilai yang rendah dapat membatasi pilihan-pilihan tersebut. Memang selalu ada kesempatan untuk diterima di perguruan tinggi bagi siapa pun, tetapi berhasil diterima di universitas pilihan akan membuatmu merasa bangga ketika berjalan di depan panggung saat menerima ijazah!
  10. 10
    Bertemanlah dengan siapa pun. Akan sangat merepotkan jika kamu terus memikirkan tentang kelompok-kelompok pertemanan, siapa yang berteman dengan siapa, siapa yang populer di kalangan teman-teman, dan lain-lain. Hal terbaik yang bisa dilakukan adalah berteman dengan siapa pun. Tunjukkan kepercayaan diri dan jadilah diri sendiri. Biasakan diri untuk menyapa orang lain dan jangan takut untuk berbicara dengan teman sekelas yang baru. Semakin nyaman kamu dengan lebih banyak orang-orang yang berbeda, semakin besar kemungkinan orang lain akan menyukaimu. Selain itu, kamu pun akan semakin mudah untuk membiasakan diri dengan perbedaan dalam kehidupan di masa mendatang.
  11. 11
    Jangan membandingkan diri sendiri dengan orang lain. Perlu ditekankan bahwa kamu sudah memiliki banyak beban dan tanggung jawab sendiri daripada memikirkan hal-hal sepele seperti ini. Tahun-tahun SMA merupakan tahun-tahun kompetisi dengan dirimu sendiri. Setiap hari, kamu hanya perlu mencoba menjadi sosok yang lebih baik, dan bukan mengkhawatirkan tentang penampilan siswa di depanmu yang ternyata lebih baik. Kamu juga tidak perlu khawatir jika ada temanmu yang mendapatkan nilai yang lebih tinggi, memiliki kekasih yang lebih menarik, atau semacamnya. Sepuluh tahun kemudian, hal-hal seperti itu tidak ada artinya. Cobalah berfokus kepada “diri sendiri”. Berfokuslah kepada apa yang bisa “kamu” lakukan untuk memperbaiki diri. Yang terpenting lagi, lakukan dan jadilah sosok yang lebih baik!
  12. 12
    Jangan menunda-nunda. Kebiasaan seperti ini mungkin merupakan “kutukan” nomor satu di kalangan siswa SMA. Hal ini memang sulit untuk dihindari dan sebenarnya, tidak masalah jika kamu sesekali menunda pekerjaan. Akan tetapi, menjelang ujian dan tugas esai, jangan menunda-nunda pekerjaan atau belajar. Pada akhirnya kamu hanya akan menyesal, terutama nanti ketika kamu sudah diterima di universitas dan harus menyelesaikan tumpukan tugas, termasuk tugas membaca (perlu diingat bahwa tugas membaca akan menjadi semacam “norma” di dunia perkuliahan). Oleh karena itu, biasakan diri untuk menyelesaikan tugas seawal mungkin dan mengerjakan hal-hal lain sesegera mungkin daripada menunggu hingga menit-menit terakhir. Buatlah rencana dan jadwal tugas rumah. Tempelkan jadwal di suatu tempat agar kamu bisa melihat dan tidak melupakannya. Jangan lupa cantumkan tenggat waktunya!
  13. 13
    Jangan lewatkan sarapan dan makan siang. Hal ini memang terdengar konyol, tetapi kamu akan terkejut ketika mengetahui betapa banyaknya orang yang melewatkan sarapan pagi atau makan siang. Selain konyol, hal ini juga tidak baik untuk kesehatan dan tidak keren. Pertama, ingatlah bahwa sajian sarapan sangat menggugah selera (mis. wafel atau bubur ayam hangat). Jika kamu tidak memiliki waktu untuk menikmati sarapan di rumah, bawalah sarapanmu untuk dinikmati di perjalanan menuju sekolah atau belilah sarapan dari kantin sebelum kelas pertama dimulai. Penting bagimu untuk segera mendorong metabolisme tubuh agar dapat bekerja dengan baik sepanjang hari. Sementara itu, makan siang mencegah perut keroncongan di jam-jam pelajaran terakhir. Selain itu, perut yang terisi membuatmu dapat berkonsentrasi. Melewatkan jam makan hanya akan memperlambat metabolisme dan menaikkan berat badanmu, bukan menguranginya.
  14. 14
    Jagalah kesehatan, baik di sekolah maupun di luar sekolah. Jangan tergiur dengan jebakan camilan yang dijual di mesin penjual otomatis atau kantin. Kebanyakan makanan yang dijual di dalam mesin atau kantin merupakan makanan yang kurang sehat (atau bahkan kotor). Pilihlah keripik kedelai atau camilan gandum utuh jika kamu memang harus membeli makanan dari mesin seperti itu (atau dari warung/kantin). Kamu juga tidak boleh sampai tergoda dengan minuman vitamin (vitamin water). Minuman seperti itu banyak mengandung gula. Jika kamu adalah seorang atlet kompetisi dan akan membakar lebih dari 400 kilokalori, baru kamu bisa menikmati camilan penuh gula seperti permen kenyal atau semacamnya.
    • Di rumah, nikmati camilan agar perutmu tetap terisi setelah jam makan malam. Belilah buah-buahan, kacang-kacangan, dan keripik yang sehat. Konsumsi makanan rendah gizi sepanjang hari bukanlah hal yang menyehatkan. Selain itu, makanan seperti itu hanya akan memberikan energi “sementara” untuk mengerjakan tugas (kira-kira sekitar 10 lembar tugas yang mungkin harus kamu selesaikan dalam satu malam).
  15. 15
    Tidurlah dengan cukup. Hal ini memang lebih mudah dikatakan daripada dilakukan, tetapi ingatlah bahwa tidur memberikan banyak manfaat. Jika setiap siswa SMA tidur selama 8-9 jam sehari, mereka dapat menjadi sosok yang lebih ceria. Cobalah selesaikan tugas sesegera mungkin agar kamu bisa tidur lebih awal dan cukup. Selain lebih waspada di pagi hari, tidur yang cukup juga membantu memperbaiki kualitas kulit dan tubuh. Selain itu, kamu bisa lebih memperhatikan kelas (meskipun membosankan) dan, sebagai hasilnya, kamu bisa mendapatkan nilai yang baik di kelas tersebut. Tentu saja, hal seperti ini tidak selalu memungkinkan untuk diikuti, terutama di tahun-tahun awal SMA yang penuh beban. Jika kamu mengambil tiga kelas tambahan dan mengikuti klub atau tim olahraga, ada kemungkinan kamu akan tetap terbangun untuk mengerjakan tugas rumah hingga pukul 1 malam. Jika kondisi seperti ini terjadi, kamu tidak perlu mengikuti kegiatan klub atau tim olahraga di keesokan harinya dan manfaatkan waktu yang ada untuk tidur siang. Kamu tidak bisa menunjukkan performa yang baik bagi siapa pun dalam keadaan kurang tidur. Perlu diingat bahwa tidur siang adalah hal yang bermanfaat. Selain itu, kafeina juga membantumu untuk tetap berfokus kepada tugas/pelajaran. Akan tetapi, kafeina dapat memberikan efek samping, dan ketergantungan yang ditimbulkannya akan memengaruhimu, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Jika memang benar-benar diperlukan, cobalah konsumsi produk stimulan dalam dosis kecil/sedang (mis. ketika kamu harus menghadapi ujian penting).
  16. 16
    Ingatlah bahwa satu-satunya tren yang harus kamu ikuti adalah dirimu sendiri. Akan tetapi, tidak berarti bahwa kamu bisa pergi ke sekolah mengenakan stoking di kepalamu atau semacamnya. Kamu tetapi harus memiliki gaya dan identitasmu sendiri agar kamu bisa menunjukkan “eksistensi”-mu di sekolah dengan cara yang tepat, dan tidak mengikuti anak-anak lain yang mengenakan sepatu yang sedang tren. Tunjukkan keaslian dirimu dan jangan takut untuk menjadi diri sendiri. Hal ini terkesan seperti sebuah klise, tetapi ini penting untuk diingat. Orang-orang akan mengingatmu dan ingin berteman denganmu jika kamu menjadi sosok yang menarik dan berbeda.
  17. 17
    Cobalah pergi bersenang-senang di akhir pekan. Kamu sudah melewati 5 hari yang berat di sekolah, dan sekarang adalah waktu yang tepat untuk bersantai sejenak. Di akhir pekan, jika kamu memiliki teman untuk diajak pergi bersama, pergilah ke suatu tempat yang mengasyikkan dan bersenang-senanglah. Meskipun kamu tidak memiliki banyak teman, kamu bisa meluangkan akhir pekan dengan bersantai dan melakukan hal-hal yang kamu sukai. Lepaskan bebanmu dan penuhi energimu agar ketika hari Senin tiba, kamu sudah puas bersenang-senang dan siap untuk kembali berfokus kepada sekolah. Akan tetapi, ingatlah bahwa sekolah merupakan prioritas utama sehingga jangan terlalu larut untuk bersenang-senang jika kamu memiliki banyak tugas rumah di akhir pekan.
  18. 18
    Jangan pernah menyerah. Sekali ini, meskipun terdengar klise, hal ini penting untuk diingat. Pada masa SMA, kamu mungkin melakukan hal bodoh atau mempermalukan diri sendiri, tetapi kamu akan mencoba bangkit, mencoba kembali, dan berteman dengan orang lain. Belajarlah untuk menertawakan diri sendiri ketika kamu melakukan kesalahan. Jangan menyiksa diri atau merasa marah jika sesekali kamu mendapatkan nilai C atau D (semoga saja tidak sampai mendapatkan F) pada ujian atau kuis. Beri tahu diri sendiri untuk belajar lebih keras dan berusaha untuk mendapatkan nilai A. Jika tim olahragamu kalah, beri tahu diri sendiri untuk berusaha lebih keras pada latihan berikutnya. Pelajaran seperti ini nantinya bisa kamu terapkan dalam kehidupan di luar sekolah dan aspek-aspek kehidupan lainnya yang menarik. Dengan belajar dari kesalahan, kamu akan mendapatkan pelajaran yang berharga untuk jangka panjang. Ingatlah, tidak ada seorang pun yang sempurna di dunia ini.

Tips

  • Ada trik yang bisa diikuti jika kamu ingin menghilangkan kebiasaan menunda-nunda pekerjaan. Bagian tersulit untuk mengerjakan sesuatu adalah memulainya. Oleh karena itu, paksa diri sendiri untuk mengerjakan tugas/belajar tanpa memikirkannya, dan tetap kerjakan tugas/belajar selama (minimal) 15 menit. Pada akhirnya, kamu akan menyadari bahwa kamu sudah melatih pikiranmu untuk mengerjakan tugas sekolah dan bisa beralih ke pola pikir seperti itu (ketika kamu perlu belajar). Setelah itu, pikiranmu akan berfokus kepada pekerjaanmu hingga kamu lupa bahwa 15 menit sudah berlalu.
  • Jauhi drama dan gosip. Ada lebih banyak hal-hal penting dalam agendamu yang perlu kamu pikirkan.
  • Ingatlah bahwa secara umum, kehidupan organisasi dan SMA merupakan proses pembelajaran. Pandanglah diri sendiri sebagai sebuah kemajuan. Ketika kamu menemukan jati dirimu, kamu juga akan menemukan metode dan kebiasaan yang nantinya akan tetap diikuti sepanjang hidupmu. Jangan takut untuk melewati proses uji coba, dan ambillah risiko. Pada akhirnya, kamu tidak akan menyesalinya.
  • Belajarlah untuk berteman dengan gurumu. Hal ini akan memberimu kemudahan di masa mendatang, terutama ketika kamu ingin mendaftarkan diri ke universitas dan membutuhkan rekomendasi.
  • Meskipun kamu adalah sosok yang pemalu, cobalah untuk setidaknya berteman dengan beberapa orang teman agar kamu memiliki seseorang yang bisa diajak berbicara dan mendukungmu di masa-masa sulit. Kamu juga bisa bergabung dengan klub yang sesuai dengan minatmu dan menunjukkan hobi yang membuatmu tampil bersinar. Kamu akan terkejut ketika menyadari bahwa kamu bisa menarik perhatian orang lain, layaknya sebuah magnet.
  • Jika kamu kesulitan untuk menghadapi beban tugas rumah, bicaralah kepada gurumu. Jangan ragu untuk meminta waktu tambahan atau bantuan tambahan sebelum/setelah sekolah, atau di jam makan siang dan waktu senggang. Gurumu ada untuk membantumu. Selain itu, hal terburuk yang bisa gurumu lakukan adalah menolak permintaan bantuanmu.
  • Ketika kamu merasa ingin menyerah, pikirkan tentang universitas yang kamu inginkan. Pikirkan tentang kampus-kampus terbaik di Indonesia, seperti UI, UGM, ITB, dan lain-lain. Bayangan tentang kampus-kampus tersebut yang sudah tertanam dalam pikiranmu akan memberimu manfaat dalam jangka panjang.
  • Berbeda siswa, berbeda pula metode pengelolaan kehidupannya. Beberapa guru tidak “memaksakan” muridnya untuk banyak mencatat, sementara guru yang lain mungkin meminta para siswa untuk menulis catatan sepanjang 3 halaman setiap hari. Selain itu, ada juga beberapa siswa yang lebih mampu mengelola catatan atau tugas-tugasnya dibandingkan sisa lain. Oleh karena itu, perhatikan kebutuhan pribadimu. Jika kamu adalah sosok siswa yang sangat teratur, mengikuti mata pelajaran yang dibimbing oleh guru yang tidak mewajibkan banyak catatan (mis. hanya 1 lembar per hari), dan terbiasa mengosongkan binder sekolah dengan memindahkan kertas-kertas catatan ke binder lain di rumah, kamu mungkin perlu menyiapkan binder besar dengan tiga ring untuk semua mata pelajaran (satu segmen untuk setiap mata pelajaran). Dengan begini, kamu tidak perlu membawa banyak barang di dalam tas. Jika kamu adalah sosok siswa yang tidak begitu teratur, dibimbing oleh guru yang mewajibkanmu untuk mempersiapkan beberapa segmen catatan untuk setiap mata pelajaran (atau kamu memang senang menyiapkan beberapa segmen dalam binder), dan diwajibkan untuk menulis banyak catatan setiap hari, ada baiknya kamu membeli beberapa binder terpisah untuk setiap mata pelajaran utama (mis. matematika, sejarah, sains, bahasa Inggris, dan bahasa Indonesia), serta satu binder besar untuk kelas-kelas tambahan. Sementara itu, untuk siswa yang berada di antara kedua tipe siswa yang disebutkan sebelumnya, cobalah bawa dua buah binder ke sekolah. Siapkan satu binder untuk kelas-kelas pagi (sebelum jam istirahat makan siang) dan satu binder untuk kelas-kelas siang (sesudah jam istirahat), dengan 1 atau 2 segmen untuk setiap binder. Banyaknya segmen binder akan bergantung kepada banyaknya catatan dan mata pelajaran yang penting.
  • Keterlibatanmu dalam hubungan romansa merupakan sebuah pilihan untukmu. Jangan pernah merasa terdorong untuk bercinta dengan seseorang, hanya karena teman-temanmu sudah berpasangan. Kamu masih memiliki banyak waktu sehingga cobalah manfaatkan tahun-tahun di SMA untuk berfokus kepada tugas sekolah dan mempersiapkan diri untuk masuk ke universitas yang baik. Akan tetapi, kamu juga tidak perlu ragu untuk berkencan. Adanya kekasih yang setia dapat menjadi salah satu “antidepresan” untukmu!
  • Meskipun tidak disarankan, kamu sebenarnya bisa saja meminta izin untuk tidak bersekolah. Akan tetapi, ingatlah bahwa ini merupakan langkah yang ekstrem dan tidak bisa sering dilakukan. Hal seperti ini mungkin bisa dilakukan oleh siswa yang bergabung dengan tiga klub, satu tim olahraga, dan 3-4 kelas khusus (terutama kelas persiapan UN). Jika kamu merasa jenuh atau lelah (terutama jika kamu mulai merasa sakit), mintalah izin kepada orang tuamu untuk tidak bersekolah. Akan tetapi, pastikan kamu sudah mendapatkan izin dari orang tuamu. Pastikan pula tidak ada ujian atau tugas dengan tenggat waktu pada hari tersebut. Jika kamu menggunakan kalender daring dan memiliki tugas yang harus dikerjakan, sesuai dengan penanda pada kalender, selesaikan tugas tersebut di malam hari agar kamu bisa mengerjakan hal-hal lain. Jika tidak, untuk apa kamu mengambil izin untuk tidak bersekolah dan beristirahat? (Jika demikian, kamu tetap tidak akan bisa beristirahat dan harus mengerjakan tugas rumahmu).
  • Tunjukkan sikap yang baik kepada gurumu. Jangan sampai mereka membencimu!
  • Jangan pedulikan siswa-siswa yang senang menindas karena mereka bukanlah siswa yang keren. Mereka mungkin mencoba tampil keren, tetapi sebenarnya mereka justru tidak keren. Kamu memiliki prioritas penting lain yang harus dipikirkan dalam hidup, dan dikelilingi oleh orang-orang yang berpikiran/bersikap negatif bukanlah hal yang baik ataupun membangun. Cobalah hindari para penindas sebisa mungkin, dan kelilingi dirimu dengan orang-orang yang bersikap positif, seperti teman-teman, untuk menjauhkan para penindas.
  • Jangan terlalu membebani diri sendiri. Jika kamu terlalu membebani diri sendiri, nilai-nilaimu akan mulai menurun dan hal yang tidak kamu inginkan justru bisa terjadi.

Hal yang Anda Butuhkan

  • Buku agenda
  • Perlengkapan sekolah

Cara Berprestasi di SMA

Masa SMA sangat menguji daya tahan dan kemampuan manajemen. Anda tidak bisa santai lagi. Persaingan dalam hal kursus dan peningkatan biaya kuliah, membuat beasiswa jadi makin dibutuhkan. Inilah saatnya menghadapi kenyataan: Anda harus berprestasi baik di SMA jika ingin mendapat tempat di universitas dan beasiswa yang diinginkan.

Bagian1
Persiapan Sebelum SMA

  1. 1
    Cetaklah prestasi sebaik mungkin di SMP. Banyak siswa menyangka hal ini tidak penting sampai tahun pertama masuk SMA, namun ini sama sekali tidak benar. Jika Anda ingin memulai tahun awal di kelas Kehormatan, Anda harus mencetak banyak nilai A (atau B) di kelas 2 SMP; kalau tidak, Anda tidak akan diterima masuk di kelas-kelas Kehormatan SMA incaran yang sangat kompetitif, bergengsi, dan sangat diburu banyak orang.
    • Setiap sekolah sedikit berbeda. Ada yang mewajibkan tes untuk dapat masuk ke kelas-kelas Kehormatan, ada yang memilih siswa secara langsung berdasarkan rekomendasi guru, sementara ada pula yang memasukkan Anda ke kelas mana pun yang Anda mau. Untuk memastikan dapat segera memimpin, sangat disarankan mencetak prestasi tinggi selama SMP.
  2. 2
    Mulailah melakukan kegiatan ekstra kurikuler sekarang juga. Jika ingin berprestasi di bidang ekstra kurikuler semasa SMA, ini bisa menjadi cara hebat mendapatkan beasiswa, menarik perhatian pihak universitas secara umum, sekaligus sebagai ajang unjuk kemampuan. Tidak bisa tidak, Anda harus mulai sekarang juga. Akan ada banyak atlet dan juara berkualitas sangat bagus di SMA, jadi raihlah peluang sejajar dengan memulai dari awal.
    • Bereksperimenlah dengan sejumlah kegiatan selagi masih cukup muda untuk melepasnya bila memang tidak suka, dan memilih yang lain. Jangan mandeg di satu bidang saja—kalau Anda suka olah raga, lebarkan sayap ke kegiatan dansa atau instrumen musik. Jika Anda artistik, cobalah kegiatan atletik. Anda pasti bisa dan menonjol di situ!
  3. 3
    Hati-hati memilih kelas. Baca deskripsi kelas dan bicaralah dengan murid-murid lain di kelas yang Anda minati. Mengambil kelas hanya karena ikutan teman tidaklah bijaksana. Lagipula, teman Anda malah akan jadi pengganggu. Sebaiknya cari kelas berisi siswa dan bahan yang sedikit di atas kemampuan Anda, agar ada motivasi untuk bersaing dan menjadi lebih maju.
    • Jika Anda ingin menjadi siswa terbaik, salah satu caranya adalah dengan banyak mengambil kelas-kelas Kehormatan (selama tetap mendapat nilai A). Nilai A di kelas-kelas Kehormatan bahkan lebih menonjol dibanding nilai A di kelas biasa, jadi ambil kelas-kelas sulit sebanyak mungkin—tanpa merusak IPK, tentunya. Skor IPK yang baik di kelas normal jelas lebih baik dibanding IPK buruk di kelas Kehormatan.
    • Ingat selalu mata pelajaran yang dibutuhkan untuk mengejar karir impian. Jika Anda ingin menjadi psikolog, misalnya, ambil kelas psikologi dan sosiologi, bukan kelas Keramik dan Las Besi.
    • Kalau bisa, longok buku-buku teks untuk berbagai kelas. Kadang tingkat kesulitan buku teks juga mencerminkan kesulitan kelas yang bersangkutan.
  4. 4
    Miliki lebih awal buku-buku teks yang dibutuhkan, juga buku-buku pelengkapnya. Tanyakan pada guru atau staf sekolah apakah bisa mendapatkan buku-buku tersebut selama musim panas, karena umumnya sekolah selalu punya sisa buku tahun lalu. Kecuali jika benar-benar baru dan harus dikirim lebih dulu dari penerbit, tidak ada alasan Anda tak bisa memilikinya untuk dibaca sepanjang musim panas.
    • Bertanyalah pada para guru, kakak kelas atau cari di Internet terkait sumber-sumber terbaik mendapatkan bacaan pelengkap. Gunakan beberapa buku acuan yang memperkuat pemahaman terhadap bahan pelajaran yang digarap. Dengan demikian Anda akan sungguh mampu memahami konsep apa pun yang diajarkan guru.
    • Jangan takut melahap bahan yang tampak sulit. Anggap saja tantangan dan hadapi dengan berani. Mungkin sekarang membingungkan, namun setelah dibahas di kelas, Anda akan paham dan mampu melangkah lebih jauh.

Bagian2
Berprestasi Secara Akademik

  1. 1
    Jangan lengah di kelas. Ini aturan nomor satu mendapatkan nilai baik: selalu konsentrasi dan pusatkan perhatian di kelas. Berikut ini alasan-alasannya:
    • Anda bisa kelewatan informasi penting. Banyak guru bicara seputar ujian dan ulangan di kelas. Kalau tidak memperhatikan, Anda bisa kelewatan jawabannya.
    • Mendapatkan poin tambahan. Banyak guru memberi hadiah pada siswa yang aktif dan mau berpartisipasi, dengan nilai tambahan untuk keikutsertaan. Ini dapat sangat menambah nilai.
    • Memperhatikan pelajaran di kelas membuat PR jadi sejuta kali lebih mudah. Anda akan punya lebih banyak waktu memeriksa PR saat malam jika sudah dipelajari di kelas sebelumnya.
    • Membuat ujian dan ulangan jadi lebih mudah. Jika Anda sudah belajar dengan serius selama satu jam di kelas, waktu belajar di rumah akan lebih singkat.
    • Kadang nilai Anda terancam bahaya berada di antara plus dan minus, seperti A- dan A, atau B+ dan A-. Di banyak kasus, guru akan memperhitungkan juga apakah secara perilaku Anda terhitung "anak baik" dan apakah dia menyukai Anda. Makin besar perhatian Anda di kelas, makin besar kemungkinan guru Anda memasukkan perilaku ini sebagai salah satu faktor memberi nilai bagus.
  2. 2
    Kerjakan PR. Kalau Anda mau mengerjakan PR, membaca dan memperhatikan di kelas, hampir tidak mungkin Anda mendapat nilai jelek. Pastikan Anda tidak malas, karena ada tugas-tugas tertentu yang dinilai berdasarkan "dituntaskan atau tidak". Tidak ada artinya mengerjakan PR kalau tidak dikerjakan dengan baik. Informasi yang didapat akan berguna kelak saat ulangan atau ujian akhir.
    • Buatlah waktu mengerjakan PR jadi menyenangkan. Nyalakan musik dan siapkan kudapan. Kalau cara ini tidak berhasil, bujuk diri sendiri. Ingatlah bahwa para guru juga harus mengerjakan hal yang sama, bahkan untuk “semua” muridnya. Mereka hanya akan memberi PR yang memang penting untuk dipelajari.
  3. 3
    Atur semuanya. Ambil dan rapikan semua kertas catatan yang lepas. Kalau Anda lebih rapi, akan mudah menemukan apa pun yang dicari, mempersingkat proses belajar dan tidak membuat jengkel. Berikut ini beberapa hal yang dapat dilakukan:
    • Beli beberapa penjilid kecil (lebih baik dibanding satu penjilid besar). Pastikan telah sebelumnya melubangi bagian pinggir kertas catatan ketimbang dijejalkan begitu saja ke saku penjilid.
    • Simpan silabus di bagian depan saku penjilid. Kertas ini bakal sering dilihat dan dijadikan acuan, jadi tempatkan di posisi yang mudah diakses.
    • Arsipkan lembar PR yang sudah dinilai dan lama berlalu (jika nilainya berlanjut, simpan semua kertas hasil ulangan sampai akhir tahun, buat berjaga-jaga).
    • Gunakan indeks berbasis topik agar mudah diakses kapan saja. Beri label yang jelas di setiap kertas dengan pena berwarna: TS untuk Tugas Sekolah, PR untuk Pekerjaan Rumah, C untuk Catatan.
    • Kosongkan tas. Tumpahkan isinya ke lantai, sortir dan rapikan dalam beberapa tumpukan, masukkan semua kertas penting ke jilid yang benar dan buang yang tidak perlu.
  4. 4
    Buat dan jaga tempat belajar. Kalau Anda tidak punya tempat belajar yang benar, buatlah sekarang. Apakah tempat belajar Anda rapi dan bersih? Berpenerangan baik? Apakah tenang dan berventilasi baik? Apakah semua bahan belajar yang dibutuhkan sudah ada? Kalau iya, bagus! Kalau belum, segera dapatkan. Kalau sudah punya tempat belajar yang baik, akan lebih mudah diurus dan dirapikan. Anda tidak akan lagi terganggu oleh TV!
    • Simpan semua buku, catatan, dsb dalam jangkauan, begitu juga komputer (desktop/laptop) dengan akses Internet, kalau bisa. Jika rumah Anda selalu padat dan berisik, cobalah belajar di perpustakaan.
  5. 5
    Ketahui silabus untuk semua kelas. Ini harus diberikan oleh guru, dan kalau belum, mintalah. Dengan begini Anda tahu bagian mana yang harus difokuskan (karena pasti akan menjadi bahan ujian dan ulangan) dan kapan saatnya ulangan.
    • Mengetahui silabus, atau setidaknya membuatnya mudah dilihat, akan membuat Anda jarang bertanya, karena sudah tahu topik apa yang akan banyak dibahas guru, tahu tenggat untuk semua mata pelajaran, dan tahu tanggal ulangan dan/atau ujian “berbulan-bulan” sebelum waktunya. Pokoknya, bersenjatakan silabus, Anda akan aman.
  6. 6
    Tetapkan standar tinggi buat diri sendiri. Berjanjilah pada diri sendiri, dan pada yang lain, bahwa Anda akan mendapat nilai yang baik saat ulangan dan menuntaskan semua PR. Mulailah bertindak jika nilai-nilai mulai turun, sebelum ditunjukkan oleh orang lain. Temukan cara memotivasi diri sendiri, dan yakinlah bahwa Anda ingin dapat masuk universitas melebihi apa pun. Motivasi adalah kunci kesuksesan!
    • Jika ini benar-benar penting buat Anda, bicarakan dengan orangtua untuk membantu Anda tetap termotivasi. Mereka juga ingin Anda mendapat nilai bagus, jadi pasti akan terbuka dan mau membantu. Mungkin di akhir semester, jika semua nilai Anda A, mereka akan mau memberi hadiah yang Anda inginkan atau memperpanjang batas jam keluar malam. Anda tak akan pernah tahu kalau tidak tanya!
  7. 7
    Belajarlah setiap malam. Di malam sebelum sekolah keesokan pagi, baca dulu semua bahan yang Anda duga atau diberitahu, akan dibahas guru. Gunakan pertanyaan ulasan di akhir setiap bab untuk memastikan pemahaman mendasar tentang bab tersebut. Tulis setiap pertanyaan yang muncul dan ajukan pada guru. Anda akan menguasai bahan di kelas sedemikian rupa sampai membuat pertanyaan paling sulit jadi terasa mudah.
    • Perihal fakta-fakta kecil seperti tanggal, nama, dan perhitungan atau persamaan, ingatan kita cenderung sangat cepat lupa, terutama jika fakta-fakta itu diganti saat menghapalkan yang lain. Belajar barang sedikit setiap hari akan membuat informasi tetap tegar dan jadi lebih mudah diingat.
  8. 8
    Rajinlah membuat catatan. Aturan utamanya adalah menyalin semua diagram selengkap mungkin dan tulis apa saja yang Anda pikir sulit diingat. Tuliskan di tempat yang mudah dibaca dan letakkan secara teratur berdasarkan tanggal agar mudah dijadikan acuan.
    • Buatlah sistem kode atau tulisan tangan sendiri agar tidak harus menulis setiap kata. Gunakan singkatan jika mungkin, agar tidak ketinggalan penjelasan guru.
    • Cobalah pulang dan menulis ulang catatan, tambahkan informasi bila perlu. Beberapa guru ada yang suka bolak-balik antara satu topik dengan yang lain. Mungkin ada yang Anda ingat dari ucapan guru dan tak sempat dicatat atau ditulis di tempat lain. Pelajari semua catatan dan informasi tambahan yang ada.
  9. 9
    Dapatkan tutor. Tutor atau pembimbing belajar yang baik mampu membantu Anda memahami berbagai konsep, membuat kelas jadi menyenangkan dan soal jadi tidak terlalu mudah atau terlalu sulit. Seorang tutor hadir tidak hanya untuk mereka yang "bodoh" atau terbelakang—bahkan murid paling cerdas pun dapat mengambil manfaat dari bimbingan belajar seusai jam sekolah. Kadang ada tutor siswa di sekolah yang menawarkan bantuan dan saran di antara jam sekolah atau sepulang sekolah.
    • Bicarakan dengan guru BK atau guru kelas tentang kemungkinan tutor yang dapat diikuti. Biasanya mereka tahu anak universitas yang memang sedang butuh tugas mengajar untuk resume kuliah atau siswa yang mendaftar program tutor setelah sekolah yang sedang mencari murid.

Bagian3
Menjuarai Ulangan dan Tugas Sekolah

  1. 1
    Mulailah belajar beberapa hari sebelum ulangan. Tiga hari sebelumnya biasanya cukup buat persiapan. Jika Anda main-main terus sampai malam menjelang ulangan, Anda tak akan sanggup mempelajari semua bahannya dan 'pasti' tidak akan mampu mengingat bahan ulangan itu saat ujian akhir kelak.
    • Jika Anda punya sisa waktu di akhir sesi belajar, kaji ulang beberapa bahan lama agar tetap segar dalam ingatan untuk ujian akhir. Beberapa menit di sana-sini akan sangat mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk belajar di akhir tahun, saat Anda lebih ingin liburan di pantai sampai musim panas.
    • Jika ada beberapa ulangan yang jadwalnya mepet, pikirkan tingkat kesulitan bahannya dan atur waktu sebaik-baiknya. Jika Anda meluangkan waktu yang sama banyaknya saat mempelajari materi sulit, nilai-nilai di kelas sulit akan turun. Kalau memang sudah tahu bahannya, belajar lebih banyak tidak akan terlalu berarti.
  2. 2
    Hindari kebiasaan belajar kebut semalam menjelang ulangan. Banyak sekali kajian ilmiah soal ini dan kesimpulannya semua sama: melesakkan begitu banyak bahan sekaligus untuk ulangan tidak menjamin peningkatan nilai.[1][2][3] Jelas masuk akal bahwa belajar itu lebih baik daripada tidak belajar, namun saat Anda merasa begitu lelah, ingatan tidak bisa bekerja, membuat kegiatan belajar jadi percuma.
    • Kadang perlu juga begadang semalaman untuk menulis esai atau menuntaskan proyek sekolah, karena memang lebih baik kelelahan dan mendapat nilai untuk tugas itu ketimbang tidur dan kehilangan nilai yang menentukan perbedaan antara A dan B, atau antara B dan C. Dalam hal ini, jika tenggat memang harus dipenuhi, kopi dan minuman berenergi menjadi teman sejati. Tapi waspadalah: begitu efek kafein mereda, Anda akan merasa jauh lebih lelah dari sebelumnya.
  3. 3
    Dapatkan nilai tambahan. Setelah menyelesaikan PR, kerjakan beberapa soal sulit dari buku pelengkap. Kerjakan soal-soal ulangan lama dan pelajari berbagai teknik baru untuk membantu memaksimalkan hasil yang dipelajari di kelas. Kenapa demikian? Karena banyak guru yang memberi kredit atau nilai tambahan pada skor ulangan atau proyek sekolah. Oh, dan Anda juga jadi lebih pintar, tentunya.
    • Mengerjakan tugas tambahan sekarang berarti peluang mendapatkan nilai lebih baik di universitas, jadi manfaatkanlah semaksimal mungkin. Makin banyak yang dikuasai sekarang, makin kecil pula kemungkinan tidak tahu apa-apa di kemudian hari.
  4. 4
    Istirahatkan diri dari kegiatan belajar bila perlu. Meski nasihat ini berkesan ngawur, namun sungguh lebih baik bekerja keras dalam waktu singkat dan lakukan jeda istirahat secara teratur ketimbang bekerja keras kelewat lama dan membakar sel-sel otak.[4] Anda sendiri mungkin merasa membuang waktu, namun yang dilakukan sejatinya adalah memastikan otak agar tetap dalam kondisi puncak.
    • Kebanyakan orang mampu bekerja selama 50 menit dalam kondisi dan efisiensi puncak, lalu butuh istirahat sekitar sepuluh menit sebelum berfungsi maksimal lagi. Tentukan apa yang terbaik buat Anda dan jangan takut sedikit melenceng dari jadwal untuk memberi hadiah pada diri sendiri karena sukses menuntaskan sesuatu yang sulit. Percayalah bahwa Anda akan bisa kembali kerja nantinya.
  5. 5
    Mulailah mengerjakan proyek-proyek jangka panjang, begitu ditugaskan. Makin lama Anda kerjakan, makin besar pula proyek-proyek itu. Berikut ini rumusan cepat untuk memperkirakan berapa banyak waktu yang harus diluangkan pada proyek tertentu:
    • Katakanlah Anda punya 200 poin esai yang harus selesai dalam satu setengah bulan, atau 45 hari:
      200/45 = 4,4 poin sehari.
    • 1 poin sama dengan 6 menit kerja. Dapatkan 4,4 poin dalam sehari:
      4,4 x 6 = 26

      Itu berarti di sedikit di bawah setengah jam sehari. Jika Anda kerjakan dengan cara ini, secara umum Anda akan menuntaskan tugas itu jauh mendahului tenggat, dan punya "waktu meresapkan informasi" sebelum esainya jatuh tempo. Anda dapat bersantai karena menyelesaikan dari awal!
  6. 6
    Bentuklah kelompok belajar dengan kawan-kawan. Secara umum, belajar kelompok lebih efektif dibanding belajar sendiri.[5] Dan lebih menyenangkan pula! Kalau bisa, bertemulah setiap dua kali seminggu. Pastikan semua yang terlibat paham bahwa Anda bertemu untuk belajar, bukan mengobrol hal lain.
    • Kelompok belajar akan lebih efektif bila dilakukan dengan benar. Ini bukan waktunya main-main! Tunjuk seseorang sebagai pimpinan kelompok dan putuskan topik apa yang akan dibahas pada hari itu. Minta seseorang membawakan kudapan dan minuman, juga menyiapkan pertanyaan atau soal untuk dibahas oleh kelompok. Namun, jika Anda punya teman yang mengacau atau mengalihkan fokus selama belajar kelompok, katakan bahwa Anda perlu konsentrasi. Ketimbang konyol membuang waktu, nongkronglah bersama mereka lain kali saja, pada waktunya sendiri.
  7. 7
    Belajar saat ada sedikit waktu luang. Bawa beberapa flashcard untuk digunakan sebagai alat latihan setiap kali ada waktu luang. Saat di bus? Waktunya flashcard. Antre makan siang? Waktunya flashcard. Menunggu Ibu? Waktunya flashcard. Semua ini menumpuk dan memberi Anda lebih banyak waktu senggang saat malam untuk bersenang-senang.
    • Ini juga bagus dilakukan bersama kawan. Saat ada sisa waktu 5 atau 10 menit sebelum masuk kelas, tanyakan pada orang di sebelah Anda apakah mau main kuis barang sebentar. Dengan begini Anda dapat belajar dengan mata dan telinga, sehingga jadi lebih mudah diingat.
  8. 8
    Sistem belajar kebut sebagai upaya terakhir. Ini tidak boleh jadi rutinitas harian, namun kalau ingin mempertahankan nilai tinggi dan Anda mulai ketinggalan mengerjakan tugas sekolah karena tidak bijaksana mengatur waktu, "jangan menyerah begitu saja". Lima menit sebelum kelas dimulai dapat sangat berharga. Pelajari seni sistem belajar kebut. Ini lumayan membantu menjembatani momen stres mengerjakan esai, PR, tugas sekolah, dan banyak kegiatan lain.
    • Namun, sistem ini tidak membantu belajar dalam jangka panjang. Sistem belajar kebut membuat Anda lelah, menguras stamina, dan kurang bagus diserap ingatan dengan cepat. Penting bagi Anda mempelajari sebuah topik berkali-kali sebelum akhirnya menempel di ingatan. Bukan hanya malam menjelang ulangan atau beberapa menit sebelum kelas dimulai.

Bagian4
Berprestasi di Kegiatan Ekstra Kurikuler

  1. 1
    Terlibatlah dalam berbagai kegiatan. Nilai-nilai yang baik merupakan cara bagus mengesankan universitas idaman, namun kalau ada prestasi serupa di kegiatan tambahan akan menunjukkan bahwa Anda mampu melakukan lebih tanpa merusak nilai akademis.
    • Jika Anda atletis, pertimbangkan bergabung ke tim olah raga yang diminati dan Anda berbakat untuk itu. Lakukan lomba tahunan bersama tim untuk menegaskan reputasi di sekolah.
    • Seni, musik, dan drama juga tidak kalah mengesankan. Universitas banyak mencari bakat-bakat besar di bidang seni, penyanyi, musisi, aktor, dan penari.
    • Bergabunglah ke klub. Bergabunglah ke klub apa pun yang diminati atau berbakat dilakoni. Kalau Anda pandai berbahasa Spanyol, misalnya, bergabunglah dengan Klub Spanyol. Suka catur? Bergabunglah dengan Klub Catur. Anda juga akan bertemu banyak teman.
  2. 2
    Terlibatlah di lebih dari satu kegiatan. Hebat kalau Anda bisa jadi atlet serba bisa. Universitas menyukai hal ini. Apalagi yang mereka suka? Tentunya atlet serba bisa yang juga jago main biola, sekaligus angota tim debat. Kalau mau lebih mengesankan dan serba bisa, lakukan semua kegiatan barang sedikit.
    • Tak penting Anda sungguhan jago atau tidak. Yang penting adalah bahwa Anda mau mencoba. Tidak ada universitas yang akan membalas lamaran Anda dengan berkata, "Baik, namun seberapa bagus "kemampuan" Anda memainkan Little Orphan Annie?" atau "Tentu, namun berapa gol sebenarnya yang masuk ke gawang yang benar?" Yang dipedulikan adalah fakta apakah Anda benar-benar menjadi warga di SMA dan telah berusaha semaksimal mungkin untuk terlibat.
  3. 3
    Kegiatan sukarela. Tahukah Anda, apa yang lebih mengesankan dari atlet serba bisa? Seorang atlet serba bisa yang juga duduk di kursi terdepan kelas biola dan anggota tim debat. Anda tahu apa yang bahkan lebih mengesankan dari atlet serba bisa yang juga duduk di kursi terdepan kelas biola dan anggota tim debat? Seorang atlet serba bisa yang mampu melakukan semua itu "dan" melakukan kegiatan sukarela. Tidak ada yang lebih menjeritkan fakta "Saya cinta komunitas saya" dan "Saya murid yang hebat buat universitas Anda" melebihi kegiatan sukarela.
    • Ada lusinan peluang yang bahkan tidak Anda sadari berada di ujung jari. Anda bisa melakukan keiatan sukarela di rumah sakit setempat, perlindungan binatang, rumah orang tua, dapur sosial atau acara di teater komunitas setempat. Anda bisa membantu gereja setempat, penampungan wanita, atau mengajar anak-anak miskin. Dan untuk ini, Anda hanya tinggal minta atau mengajukan diri.
  4. 4
    Kalau sekolah Anda tidak menawarkan kegiatan tertentu, cobalah memulai sendiri. Dengan begini Anda akan tampak lebih mengesankan. Apakah sekolah Anda punya klub lingkungan hidup? Tidak? Bikinlah. Klub thespian? Mulailah. Bahkan jika anggotanya hanya Anda dan teman-teman, di jam 4:30 hari Rabu, melakukan kegiatan daur ulang di sekolah, pihak universitas tetap akan terkesan.
    • Pastikan telah lebih dulu meminta izin pada para guru dan kepala sekolah apakah boleh mendirikan secara resmi klub dimaksud. Anda akan dimasukkan dalam buku tahunan dan memiliki status resmi. Dengan begini klub dapat berkembang menjadi besar dan Anda bisa membicarakannya dengan pihak universitas kelak.
  5. 5
    Prioritaskan kegiatan setelah sekolah. Lanjutkan kegiatan ekstra kurikuler yang Anda sukai dan memang komitmen ditekuni, namun jangan lupa meluangkan cukup waktu untuk belajar. Semua kegiatan memang penting agar Anda menjadi siswa yang utuh dan kadang menjadi faktor sangat penting saat mendaftar masuk universitas. Namun secara umum, nilai-nilai Anda tetap nomor satu.
    • Tetapkan berapa banyak waktu yang Anda butuhkan untuk berkegiatan secara maksimal, lalu tambahkan tiga puluh menit, untuk amannya. Tambahkan lagi setidaknya 8 jam untuk tidur dan beberapa jam menghabiskan waktu di perjalanan atau hadir di sekolah. Kurangi jumlah ini dari 24 dan hasil akhirnya adalah "waktu bebas" yang tersisa selama satu hari.
    • Cari kalender yang membeberkan lengkap tanggal dan bulan dalam setahun, lalu tulis semua kegiatan yang ingin Anda lakukan beserta lama jam yang dibutuhkan di setiap kegiatan. Jika ada satu hari yang begitu padat sampai tak ada waktu luang, lakukan sistem prioritas dan potong kegiatan yang tidak begitu penting. Ingat juga bahwa Anda butuh "waktu istirahat" untuk bersantai dan menenangkan diri.

Bagian5
Merawat Diri Sendiri

  1. 1
    Perbanyak tidur. Otak Anda butuh tidur agar dapat menyegaran diri, memproses semua informasi yang diserap selama seharian dan bersiap menjelang esok hari. Tanpa waktu tidur yang baik, nilai-nilai Anda akan jatuh, mood memburuk, dan badan akan "mati" sendiri. Upayakan untuk tidur selama 8 atau 9 jam penuh saat malam.[6]
    • Tidur sangat mempengaruhi kinerja dan kemampuan memahami secara umum. Makin kurang jatah tidur Anda, makin turun pula kemampuan otak memproses hal-hal yang paling sederhana.
  2. 2
    Makanlah sarapan yang bagus setiap hari. Makanan pertama dalam satu hari harus kaya protein. Sarapan pagi memberi energi dan gizi untuk memulai hari, sukses di kelas dan menjaga agar perkembangan tetap bagus. Makanan kaya protein dan serat akan memberi energi paling banyak.
    • Jauhi sarapan dengan makanan kosong seperti donat dan sereal bergula. Anda memang mendapat lonjakan gula pada awalnya, tapi itu berlalu dengan cepat dan Anda bakal "jatuh" di periode ke-3, sebelum akhirnya kelaparan jauh sebelum makan siang!
  3. 3
    Mintalah bantuan bila perlu. Ini kedengarannya jelas ya, namun banyak murid yang terlalu takut atau tidak cukup peduli. Anda tidak bodoh hanya karena meminta bantuan—malah sebenarnya merupakan tindakan cerdas.
    • Mintalah bantuan soal PR, ulangan, dan ujian. Bila guru, orangtua, dan tutor tahu betapa kerasnya Anda berusaha, mereka pasti bersedia membantu menghadapi apa pun.
    • Mintalah bantuan perihal bimbingan moral dasar. Kehidupan di sekolah menengah itu keras dan mudah membuat stres. Bila beban kelas terasa berat, bicarakan dengan guru kelas dan guru BK. Mereka mungkin punya ide bagaimana meringankan.
  4. 4
    Luangkan waktu bersenang-senang. Usia muda hanya terjadi sekali. Kehidupan di universitas tidak akan makin ringan, jadi pastikan Anda selalu menyisihkan waktu untuk sedikit bersenang-senang. Luangkan setiap Sabtu malam hanya untuk berkumpul bersama kawan, keluarga, atau bersantai melakukan apa pun yang suka Anda lakukan. Kalau tidak, Anda akan terpuruk!
    • Bersenang-senang merupakan syarat yang penting dalam upaya mendapatkan nilai baik. Kalau mood Anda kacau, tidak tidur dan tak punya kehidupan sosial, tidak akan mungkin bisa menikmati masa SMA! Luangkan waktu bersenang-senang agar dapat tetap bahagia, fokus, dan melakukan yang terbaik.
  • Jangan hanya mengambil kelas yang mudah. Kelas-kelas yang lebih sulit akan tampak lebih bagus di surat lamaran masuk universitas, dan perasaan Anda juga akan lebih enak kalau dapat nilai bagus di kelas tersebut.
  • Selalu tepat waktu, terutama kalau sekolah Anda hanya mengizinkan jumlah tertentu absen tanpa alasan jelas. (misalnya karena malas, bolos, tidak ada izin tertulis/telepon dari orangtua, dsb).
  • Jangan biarkan drama-drama yang tidak ada hubungannya dengan sekolah menghalangi tujuan utama Anda sebagai seorang siswa.
  • SMA secara tradisional tetap merupakan tempat anak-anak melakukan percobaan sosial dan emosional yang dibutuhkan untuk menjadi remaja dewasa. Kalau ini diabaikan hanya demi belajar saja, akan membuat Anda terasing dari budaya lingkungan saat masuk universitas kelak.
  • Sebelum mendedikasikan hidup Anda menjalani kehidupan sempurna di SMA "agar dapat masuk universitas impian", pertimbangkan apakah yang dijalani benar-benar tujuan Anda, orangtua, atau orang lain. Kalau memang benar-benar impian Anda untuk masuk ke universitas beken tertentu, lakukanlah sepenuh hati. Kalau ternyata bukan, ingatlah bahwa ini hidup Anda, bukan persiapan untuk hidup: belajarlah dengan baik, namun tetap jadi diri sendiri dan ikuti mimpi Anda.
  • Jangan berusaha menjadi terlalu sempurna. Dengan menetapkan harapan yang tidak realistis terhadap diri sendiri, Anda malah menghalangi peluang mencapai harapan tersebut.
  • Cobalah mendapatkan "teman belajar". Biasanya, jauh lebih menyenangkan jika dapat mengerjakan PR dan belajar bersama teman.
  • Alangkah baiknya jika Anda sudah ada bayangan tentang kecakapan dan minat pribadi, agar dapat memilih karir. Jangan memilih sesuatu yang tidak disukai hanya karena pekerjaan tersebut bergaji besar. Hasilnya tidak akan baik.
  • Hidup bukan hanya soal (masukkan cabang olah raga di sini), dan kemungkinan besar masa-masa bermain Anda akan berakhir selepas SMA (kecuali memang sudah dilirik pencari bakat dari universitas). Jangan biarkan kegiatan ini terlalu menyita waktu. Lemparan bola yang cantik tidak akan bisa menggantikan nilai "F" di laporan hasil belajar. Belum lagi fakta bahwa ada milyaran pemain (masukkan cabang olah raga lagi) yang memiliki nilai lebih baik.

Hal yang Anda Butuhkan

  • Tempat atau ruang untuk belajar
  • Perangkat dan peralatan sekolah (kertas, buku-buku, pena, flash cards, makanan, dsb.)
  • Teman-teman yang mau membantu Anda

CARA POPULER DI SMA

Menjelajahi dunia sosial SMA bisa menjadi pengalaman yang mengintimidasi, tetapi jangan sampai hal ini membuat Anda takut. Jika Anda belajar mencintai diri sendiri apa adanya, serta membuat orang lain nyaman atas keberadaan Anda, maka Anda akan segera menjadi populer di SMA. Jika Anda ingin tahu cara menjadi populer, lihat Langkah 1 untuk memulainya.

Bagian1
Bersosialisasi

  1. 1
    Jangan bersikap palsu. Tidak ada yang lebih buruk dari hal ini, karena menyebabkan "teman-teman" menyukai Anda atas diri Anda yang palsu. Percaya dirilah dan ketahui bahwa Anda adalah seseorang yang menakjubkan dan punya banyak kelebihan, maka Anda akan lebih mungkin menarik perhatian orang-orang menarik dari berbagai kelompok. Jangan beritahu orang-orang apa yang ingin mereka dengar hanya agar mereka menyukai Anda, dan hindari menyombongkan diri hanya untuk terlihat keren. Orang lain akan sadar apakah Anda hanya mencoba mengesankan mereka atau menjilat mereka, sehingga mereka lebih tidak ingin berteman dengan Anda. Alih-alih melakukannya, bersikaplah terbuka selangkah demi selangkah dan biarkan mereka mengenal diri Anda serta hal-hal yang penting bagi Anda. Selain itu, jika Anda bersikap palsu, orang-orang akan menyadari dan membicarakan Anda, sehingga kehidupan di masa SMA menjadi lebih sulit lagi bagi Anda.
    • Jika Anda hanya populer karena menjadi seseorang yang palsu, di mana letak kesenangannya? Anda tentunya tidak ingin berpura-pura selamanya, bukan?
    • Ingat bahwa jika Anda harus benar-benar mengubah siapa diri Anda hanya agar orang lain mendekati Anda, hal tersebut mungkin bukanlah sesuatu yang sepadan hanya agar Anda bisa berteman.
  2. 2
    Bersikaplah ramah dengan tulus. Tidak ada orang yang menyukai seseorang yang tidak ramah. Tersenyumlah pada orang-orang yang Anda kenal di koridor. Jangan bertindak seolah-olah Anda lebih baik daripada mereka; kesombongan adalah hal yang sangat tidak menarik. Jika seseorang membicarakan Anda, Anda tentunya ingin hal yang mereka bicarakan adalah sisi baik diri Anda, bukan sisi buruknya. Akan tetapi, jangan ramah secara berlebihan atau Anda akan dipergunakan orang lain. Anda mungkin mengira bahwa Anda harus bertindak seperti salah satu anggota Mean Girls agar Anda bisa populer, tetapi nyatanya, hal ini tidak akan membawa dampak yang baik.
    • Agar bisa bersikap dengan benar-benar ramah, Anda harus sopan dan memiliki kesantunan. Ini berarti Anda harus menahan pintu untuk orang lain, menyapa orang-orang yang Anda kenal, menyediakan ruang agar orang-orang bisa masuk ke aula, dan tetap bersikap bersahabat, bahkan jika suasana hati Anda sedang buruk.
    • Hal ini bukan berarti Anda harus menampilkan sikap palsu yang terkadang Anda lihat pada orang dewasa; ini hanya berarti bahwa Anda harus ramah terhadap orang lain, terlepas dari seberapa populer mereka menurut Anda.
    • Tidak ada yang lebih buruk daripada seseorang yang hanya ramah kepada orang-orang yang populer atau orang-orang yang ia kira bisa bermanfaat baginya. Jika Anda kejam terhadap orang lain di tingkat yang "lebih rendah" daripada Anda dan ramah terhadap mereka yang "lebih tinggi" daripada Anda, maka Anda akan segera menjadi sumber gosip.
  3. 3
    Bela diri Anda saat diperlukan. Jika Anda ingin berteman dengan tulus, jangan biarkan orang lain menginjak Anda. Jika Anda mempertahankan prinsip dan tahu kapan harus membela diri, Anda malah akan mendapatkan rasa hormat dan lebih mungkin berteman serta menjadi populer. Jika Anda ramah terhadap orang lain hanya karena Anda ingin mereka menyukai Anda, Anda tidak akan berhasil berteman dan tidak akan dihormati.
    • Jika seseorang kejam terhadap Anda dan membuat Anda merasa buruk akan diri sendiri, atau ia memang sering meremehkan Anda tanpa alasan, ketahuilah bahwa Anda tidak berhak mendapatkan perlakuan seperti itu darinya. Beritahu orang tersebut bahwa tindakannya tidak bisa Anda terima.
    • Anda tidak harus bertingkah seperti seseorang yang bersikap kejam terhadap Anda. Anda bisa memberitahunya untuk menghentikan yang ia lakukan, tanpa harus bersikap kejam atau mengatainya kembali. Ingatlah, Anda lebih baik daripada dirinya.
  4. 4
    Bersikaplah terbuka untuk menemui orang-orang baru. Jika Anda ramah dan selalu siap bertemu orang baru dan berbicara pada mereka, maka Anda akan dengan mudah mendapatkan teman-teman baru. Anda harus merasa tertarik mengenal orang-orang baru, tidak peduli dari kelompok pertemanan atau tingkat mana mereka berasal. Tentu saja, Anda memang harus santai dan tidak membombardir orang baru dengan begitu banyak pertanyaan (jangan juga lakukan ini pada mereka yang terlihat sibuk), tetapi jika Anda mencari peluang untuk berbicara dengan orang baru, misalnya ketika Anda di depan loker dan bertemu orang lain yang lokernya berada di sebelah loker Anda, berbicaralah padanya.
    • Saat Anda berbicara ke orang baru, bersikaplah santai. Bicarakan tentang kelas Anda, hobi-hobi Anda, atau jenis musik yang Anda suka. Ajukan beberapa pertanyaan simpel kepada orang tersebut untuk menunjukkan bahwa Anda peduli. Anda bisa membicarakan hal-hal yang serius nanti, ketika Anda berdua saling mengenal lebih dalam.
  5. 5
    Bersikaplah tertarik pada orang lain. Kunci utama untuk menjadi orang yang sosial dan populer adalah dengan tidak membicarakan diri sendiri setiap saat atau menyombongkannya, tetapi menunjukkan ketertarikan yang nyata pada orang lain. Anda harus tertarik, bukan menarik. Orang-orang akan lebih menyukai Anda jika Anda mengajukan pertanyaan kepada mereka dan menunjukkan bahwa Anda peduli pada mereka, daripada jika Anda malah mencoba memamerkan diri sendiri. Saat Anda berbicara dengan seseorang di kali berikutnya, tersenyumlah, ajukan pertanyaan tentang harinya, buat kontak mata, dan tunjukkan bahwa Anda benar-benar peduli padanya. Hal ini bukan berarti Anda harus memalsukan tindakan Anda, tetapi Anda harus berusaha membuat orang lain merasa bahwa mereka diperhatikan. Berikut contoh beberapa hal yang bisa Anda lakukan:
    • Tanyakan akhir pekannya
    • Tanyakan tentang kegiatan ekstra kurikulernya
    • Puji sesuatu yang ia kenakan
    • Tanyakan hal yang ia sebutkan sebelumnya
    • Temukan keseimbangan antara membicarakan diri sendiri dan membicarakan dirinya
  6. 6
    Jangan bersikap seolah-olah Anda terlalu keren untuk peduli. Tentu, masa SMA adalah masa saat banyak orang bertindak seolah-olah mereka terlalu keren untuk bersekolah. Mereka mungkin mengenakan eyeliner yang terlalu tebal, bermalas-malasan di dalam kelas, datang terlambat, atau menaikkan bahu setiap kali para guru menegur mereka. Akan tetapi, ini adalah cara pendekatan yang tidak boleh Anda lakukan saat menjalani masa SMA. Ketahuilah bahwa Anda boleh peduli, dan bahwa Anda harus mencoba melakukan hal-hal yang penting untuk Anda alih-alih mengkhawatirkan Anda akan terlihat seperti seorang yang konyol. Jika Anda benar-benar suka kelas bahasa Inggris, bersikaplah tertarik akan buku favorit Anda; jika Anda suka berada di tim tenis, beritahukan teman-teman Anda tentang pertandingan mendatang.
    • Membicarakan hal-hal yang membuat Anda senang akan membuat Anda menjadi seseorang yang lebih menarik. Berikan juga pendapat Anda. Menyetujui lawan bicara dan hanya mengangguk setiap kali mereka mengatakan sesuatu akan membuat Anda terlihat sangat membosankan. Cobalah memulai percakapan dan ketahui kapan saatnya Anda harus mendengarkan dan menjawab orang lain.
  7. 7
    Berbicaralah dengan orang-orang baru. Bicarakan hal-hal yang simpel. Ini adalah keahlian yang tidak dimiliki oleh banyak siswa SMA, dan jika Anda tahu caranya, Anda bisa meningkatkan keahlian bersosialisasi Anda dan akan segera menjadi populer. Untuk dapat berbicara simpel, Anda hanya harus mampu mengobrol dengan orang lain tentang semua hal (misalnya saat Anda menemui mereka di aula) tanpa merasa gugup atau kehabisan topik pembicaraan. Rileks saja dan berhentilah mengkhawatirkan hal-hal salah yang mungkin Anda katakan, dan buat orang lain merasa nyaman saat Anda bercakap-cakap singkat di aula atau sebelum kelas mulai. Berikut contoh beberapa hal kecil yang bisa Anda bicarakan:
    • Bicarakan tentang kelas Anda sebelum ini atau di mana Anda berada sebelum bertemu dengannya.
    • Tanyakan tentang akhir pekannya.
    • Tanyakan tentang apa pun yang akan terjadi di sekolah, misalnya pesta dansa atau pertandingan sepakbola, dan tanyakan pada lawan bicara Anda apakah ia akan berpartisipasi.
    • Bicarakan tentang sesuatu di lingkungan Anda, misalnya brosur pemilihan walikota, atau kaus yang dikenakan lawan bicara Anda (yang mungkin bertuliskan nama universitas favorit Anda).
  8. 8
    Tersenyumlah pada orang lain. Anda mungkin mengira bahwa tersenyum pada semua orang adalah hal terakhir yang harus dilakukan di masa SMA, karena tersenyum membuat Anda tidak keren, tetapi Anda harus mengubah perilaku Anda jika ingin menjadi lebih sosial dan populer. Tersenyum akan membuat Anda lebih mudah didekati, membuat lebih banyak orang memperhatikan Anda, dan membuat mereka merasa disambut dalam kehadiran Anda. Tersenyum adalah bagian dari bersikap ramah. Anda tentu tidak harus tersenyum pada semua orang di sekolah, tetapi jika Anda berpapasan dengan seseorang di koridor, ambil kesempatan tersebut dan tersenyumlah padanya, bahkan jika Anda tidak mengenalnya.
    • Akuilah. Orang-orang di SMA sering cepat menilai, dan biasanya berpikir bahwa seseorang bersikap kejam atau kasar tanpa alasan. Jika Anda tersenyum, orang-orang akan lebih mungkin berpikir bahwa Anda adalah orang yang terbuka dan ramah.

Bagian2
Agar Diperhatikan

  1. 1
    Berpakaianlah dengan rapi. Anda tidak perlu mengenakan pakaian yang paling trendi atau mahal untuk menjadi populer, tetapi Anda memang harus terlihat memperhatikan penampilan luar Anda. Ini bukan berarti Anda harus berlebihan; hanya saja, faktanya, orang-orang yang berpakaian dengan lebih baik biasanya dianggap lebih serius dan diperlakukan dengan rasa hormat yang lebih daripada mereka yang tampil buruk - baik di wawancara kerja atau saat bertemu dengan orang lain di sebuah pesta. Kenakan pakaian yang cocok dengan diri Anda, bebas kerut, serta bersih, maka orang-orang akan lebih memperhatikan Anda.
    • Pakaian Anda boleh sedikit longgar atau sedikit ketat. Hal ini bergantung pada tampilan yang Anda inginkan. Akan tetapi, jika celana Anda benar-benar berukuran salah, maka bertanyalah pada diri sendiri apakah hal tersebut memang tepat untuk dilakukan.
    • Gunakan beberapa aksesoris cantik, seperti sepasang giwang perak atau jam tangan yang bagus untuk memperindah tampilan Anda.
    • Jangan khawatirkan apakah Anda punya lima atau sepuluh pakaian. Lebih baik Anda punya lebih sedikit barang dengan kualitas yang lebih baik. Celana jin yang indah akan lebih baik daripada tiga celana jin yang murah.
  2. 2
    Pertahankan kebersihan badan. Mandi, bercukur, gosok gigi, kenakan deodoran, dan jaga agar tubuh serta rambut Anda tetap bersih dan terlihat baik. Meski Anda harus beraroma segar dan bersih, pastikan Anda juga tidak terlalu banyak mengenakan parfum atau pewangi badan, atau Anda akan terlihat sama buruknya dengan jika Anda tidak mandi sama sekali. Meluangkan waktu untuk menampilkan kebersihan badan yang baik berarti Anda menghormati dan peduli akan diri sendiri.
    • Anda harus datang ke sekolah dalam keadaan segar dan sudah mandi. Bawa deodoran ke kelas olahraga untuk memastikan Anda selalu sebersih mungkin.
  3. 3
    Ambil keputusan yang baik. Jangan minum, merokok, kabur, atau menyelinap keluar kelas. Pilihan-pilihan yang buruk akan merusak kehidupan Anda bahkan sebelum kehidupan tersebut dimulai, dan hal-hal ini tidak akan membuat Anda populer. Anda mungkin mengira Anda akan diperhatikan jika Anda menjadi seorang pemberontak atau melanggar beberapa aturan, dan ya, Anda memang akan diperhatikan, tetapi tidak dalam, dan bukan karena alasan yang tepat. Ada perbedaan antara menjadi populer karena ramah dan bersikap baik dengan populer karena reputasi yang buruk.
    • Lebih mudah mengambil keputusan yang baik saat Anda mengelilingi diri Anda dengan orang-orang yang berpikiran baik. Jika Anda terkena pengaruh buruk, kemungkinan Anda akan lebih condong mengambil keputusan-keputusan yang buruk.
    • Jika Anda berada dalam sebuah pesta, hindari minum-minum, meloncat dari tempat yang tinggi, atau melakukan apa pun yang buruk hanya untuk pamer. Perhatian yang Anda dapatkan dari kegiatan-kegiatan ini tidak akan bertahan lama.
  4. 4
    Kesankan orang lain dengan kepercayaan diri Anda. Jika Anda bahagia dengan diri Anda apa adanya, apa yang Anda lakukan, dan penampilan Anda, orang-orang akan menyadarinya. Tersenyumlah pada mereka dan jangan takut berkata hai atau memulai percakapan. Berjalanlah dengan kepala yang tegak dan buat bahasa tubuh yang positif, postur yang baik, serta pancarkan energi bersahabat setiap kali orang-orang melihat Anda. Hal ini akan membuat mereka ingin mengenal Anda dan membuat mereka tertarik pada siapa diri Anda.
    • Mengembangkan kepercayaan diri bisa menghabiskan waktu bertahun-tahun. Anda bisa mengincar pengembangan ini jika Anda melatih hal-hal yang benar-benar Anda suka dan menguasai sesuatu, sehingga Anda akan merasa lebih bahagia dan bangga akan diri sendiri.
    • Anda juga harus membuat daftar semua hal yang Anda cintai dari diri sendiri. Sering-seringlah melihat daftar ini, terutama ketika Anda sedang merasa sedih.
    • Anda juga bisa berusaha mengubah hal-hal yang ingin Anda ubah dari diri sendiri. Jangan kira Anda harus tetap menjadi diri Anda yang biasa; Anda sesungguhnya memiliki kemampuan mengontrol takdir Anda.
    • Cara lainnya untuk meningkatkan rasa percaya diri adalah menghabiskan waktu bersama orang-orang yang membuat Anda merasa baik akan diri sendiri. Tinggalkan teman-teman yang selalu membuat Anda merasa rendah diri.
  5. 5
    Jangan meledek atau merundung orang lain karena Anda mengira hal tersebut akan membuat Anda populer. Meski Anda mungkin berpikir hal ini akan meningkatkan popularitas Anda, orang-orang akan berpikir buruk tentang diri Anda. Janganlakukan, karena menjadi populer sebagai hasil menghancurkan kehidupan orang lain adalah hal yang tidak adil! Selain itu, seorang perundung mungkin ditakuti, tetapi biasanya ia tidak populer. Jangan sampai Anda mengembangkan reputasi bahwa Anda adalah seorang bajingan.
    • Orang-orang yang benar-benar populer tidak akan merendahkan orang lain, karena mereka cukup percaya diri sehingga tidak menganggap mereka perlu bersikap kejam.
  6. 6
    Jangan abaikan pelajaran Anda. Ingatlah untuk berfokus pada pelajaran Anda, bahkan jika Anda mencoba menjadi lebih populer. Nilai-nilai Anda jauh lebih penting daripada status sosial Anda. Jika performa Anda di sekolah baik, Anda akaan diperhatikan sebagai murid yang baik, dan memiliki lebih banyak peluang untuk bertemu lebih banyak orang. Tentu saja, jangan juga menjadi seorang kutu buku, tetapi jika Anda bangga akan kerja keras Anda, orang lain akan menghargai Anda.
    • Ingatlah, meski menjadi populer di SMA mungkin terasa menyenangkan untuk sementara waktu, saat Anda kembali melihat tahun-tahun sekolah Anda, Anda akan menyesal karena Anda tidak belajar sebaik mungkin, tetapi malah mencoba berusaha lebih keras untuk tampil populer.
  7. 7
    Prioritaskan kebugaran. Baik Anda berolahraga di gym atau ahli dalam sebuah bidang tertentu, olahraga tidak hanya akan membuat Anda terlihat keren, tetapi Anda juga akan merasa baik terhadap diri sendiri. Dan jika Anda merasa baik akan diri sendiri, lebih banyak orang yang akan menganggap Anda sebagai orang percaya diri yang menakjubkan, yang layak dikenal. Meski olahraga itu sendiri tidak akan membantu Anda menemukan teman-teman baru, olahraga bisa berkontribusi terhadap gaya hidup yang akan membuat Anda lebih populer.
    • Memprioritaskan kebugaran juga akan menuntun Anda menemui lebih banyak orang dan teman baru, baik Anda di tim sekolah, di liga tertentu, atau hanya mengikuti kelas-kelas olahraga di gym dekat rumah.
  8. 8
    Tampilkan selalu keadaan yang menyatakan bahwa Anda sedang bersenang-senang. Cara lain agar diperhatikan adalah dengan membiarkan orang-orang melihat bahwa Anda mampu bersenang-senang, tidak peduli di manapun Anda berada. Baik Anda sedang berjalan di koridor, berada di sebuah pesta, atau mengantri makan siang di kantin, Anda harus terlihat selalu menghabiskan waktu dengan riang. Anda tidak perlu tertawa keras-keras di kelas matematika, tetapi Anda harus memancarkan getaran positif dan membiarkan orang lain melihat bahwa Anda bahagia dengan diri Anda sendiri dan apa yang Anda lakukan. Jika Anda berbicara kepada teman-teman Anda, terlibatlah sungguh-sungguh di dalam percakapannya alih-alih melihat sekeliling untuk mencari orang-orang yang lebih populer untuk diajak bercakap-cakap. Jika Anda jauh lebih peduli akan bersenang-senang daripada pendapat orang lain tentang diri Anda, maka mereka lebih mungkin ingin berbicara dengan Anda.
    • Jika Anda selalu tertawa, merasa baik, dan bahagia akan apa yang Anda lakukan, Anda lebih mungkin menarik teman.
    • Tentu saja hal ini tidak berarti Anda harus bersikap palsu saat Anda sedang mengalami hari yang benar-benar buruk. Meski demikian, ketahuilah bahwa berusaha bersenang-senang tidak ada salahnya jika Anda memiliki kesempatan.
    • Anda boleh mengajukan komplain, tetapi jangan sampai Anda mendapatkan reputasi sebagai seseorang yang negatif.
  9. 9
    Pastikan Anda bisa menikmati saat-saat sendiri. Meski menjadi sosial, mengenal orang lain, dan bersikap ramah adalah cara-cara yang pasti untuk menjadi lebih populer, Anda juga harus bisa bersikap mandiri dan melakukan apa yang ingin Anda lakukan. Jika Anda ingin mengenakan sesuatu yang belum pernah dikenakan siapa pun di sekolah Anda, mendengarkan musik yang berbeda dari teman-teman Anda, atau mencoba aktivitas yang tidak ditawarkan di sekolah (seperti yoga atau panahan), maka jangan ragu-ragu hanya karena tidak ada orang lain yang melakukannya. Bersikap mandiri akan membantu agar Anda diperhatikan karena alasan yang simpel — Anda akan terlihat berbeda.
    • Hal ini tidak berarti Anda harus tampil beda hanya untuk membuat sebuah perbedaan, tetapi karena Anda memang benar-benar ingin melakukan sesuatu yang berbeda. Jangan sampai Anda terlihat seperti seorang peniru jika Anda mencoba sebuah "alternatif" hanya untuk mendapat perhatian.
  10. 10
    Jangan coba terlalu keras. Walau ada banyak hal yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan kemampuan sosial Anda dan menonjol lebih nyata bagi teman-teman Anda, berhati-hatilah agar Anda tidak terlihat sedang berusaha terlalu keras. Di masa SMA, orang-orang selalu sensitif akan hal ini, jadi hindari hal-hal yang membuat Anda terlihat siap melakukan apa pun untuk menjadi populer. Ini berarti Anda tidak perlu berusaha terlalu keras untuk berbicara dengan anak-anak populer jika mereka tidak tertarik pada Anda, dan jangan masuk ke dalam percakapan yang tidak melibatkan Anda. Anda juga harus menghindari meniru penampilan orang-orang yang lebih populer, karena mereka akan menyadari trik Anda.
    • Mencoba berteman adalah cara yang baik untuk memasarkan diri dan menjadi lebih populer. Akan tetapi, berhati-hatilah: sadari ketika seseorang kelihatan tidak ingin berteman. Jangan sampai Anda mempermalukan diri sendiri dengan berusaha secara berlebihan.
    • Hal yang sama berlaku saat Anda ingin menarik perhatian lawan jenis. Meski bersosialisasi dengan orang yang Anda sukai akan membuat Anda merasa nyaman, lakukan secara perlahan dan deteksi perasaannya sebelum Anda melangkah lebih maju.

Bagian3
Melibatkan Diri

  1. 1
    Bergabunglah dengan aktivitas-aktivitas ekstra kurikuler. Baik Anda suka bola basket, kegiatan pemandu sorak, klub bahasa Prancis, atau band, bergabung dengan beberapa aktivitas ekskul bisa membantu Anda menjadi lebih populer, karena Anda akan mengenal berbagai orang secara lebih luas. Jika Anda hanya mengenal orang-orang di kelas Anda, Anda akan kehilangan kesempatan berkenalan dengan orang-orang menakjubkan di sekolah Anda. Anda juga akan lebih mudah menjalin hubungan dengan orang-orang yang berbagi kesenangan yang sama dengan Anda, sehingga Anda akan lebih mungkin berteman.
    • Ingatlah bahwa, agar menjadi populer, orang-orang harus mengenal siapa diri Anda — cara apa lagi yang lebih baik selain memasarkan nama Anda melalui keterlibatan dalam aktivitas-aktivitas ekskul?
    • Mencari aktivitas ekskul yang tepat juga bisa membantu Anda menemukan hasrat yang baru, menjelajahi hobi-hobi baru, dan bahkan terinspirasi untuk mengikuti jalur karier yang baru.
  2. 2
    Kenali orang-orang di kelas Anda. Walau Anda harus menjadi seorang murid yang baik, Anda harus tetap mampu mencari waktu untuk rileks dan berteman dengan beberapa orang di kelas Anda. Baik Anda berbicara dengan pasangan lab atau orang yang duduk di belakang Anda di kelas Algebra II, Anda harus berusaha mengenal orang-orang di kelas Anda—lakukan ini tanpa mengganggu pembelajaran Anda!
    • Anda mungkin bahkan bisa menemukan teman baik yang baru setelah mengerjakan sebuah proyek sekolah atau membuat laporan lab dengan teman kelas yang baru. Jangan kira Anda hanya bisa menemukan teman setelah jam sekolah.
    • Orang-orang di kelas Anda mungkin juga akan merasa tertarik untuk bertemu orang-orang baru, karena mereka tidak selalu mengambil kelas yang sama dengan teman-teman yang sudah mereka kenal. Penugasan dalam sebuah kelas bisa bersifat acak.
  3. 3
    Terlibatlah dalam komunitas Anda. Cara lain untuk terlibat adalah dengan melakukan sesuatu pada komunitas Anda. Baik Anda menjadi seorang sukarelawan di dapur umum atau bermain softball di liga SMA, melakukan sesuatu yang didasarkan pada kegiatan komunitas akan membantu Anda mengenal lebih banyak orang dan berpengalaman dalam berbicara kepada orang-orang dari lingkungan yang lebih luas. Anda mungkin juga bertemu beberapa orang dari sekolah Anda yang melakukan hal yang sama, dan hal ini akan membantu Anda mendapatkan lebih banyak teman dari sekolah atau lingkungan tempat tinggal Anda.
    • Terlibat di dalam komunitas tidak hanya akan mengenalkan Anda ke lebih banyak orang, tetapi menjadi sukarelawan dan melakukan sesuatu yang berguna akan mengeembangkan kepercayaan diri, sehingga Anda lebih mudah bertemu orang baru.
  4. 4
    Pertahankan berbagai variasi hobi. Jika Anda ingin menjadi populer, Anda harus berusaha melakukan banyak hal yang berbeda; jika Anda hanya bermain bisbol atau mengerjakan koran sekolah, Anda akan kehilangan kesempatan mengenal begitu banyak orang yang menarik. Walau Anda juga tidak disarankan melakukan terlalu banyak hal, terlibatlah setidaknya dalam dua atau tiga aktivitas yang akan memperkenalkan Anda ke orang-orang baru; jika Anda hanya memiliki satu minat, Anda hanya akan berteman dengan sejumlah orang yang sama. Berusahalah mencari beberapa hal yang menarik perhatian Anda, agar Anda bisa berteman dengan berbagai orang yang menarik.
    • Bagian dari menjadi populer berarti orang-orang tahu siapa Anda saat Anda berjalan di koridor. Melibatkan diri dalam berbagai jenis aktivitas bisa membantu Anda mencapai hal ini.
  5. 5
    Tempatkan diri Anda di berbagai situasi. Jika Anda tidak takut mengambil risiko dan menempatkan diri dalam berbagai kesempatan saat dan setelah sekolah, Anda akan lebih dikenal. Mendaftarlah untuk acara kontes bakat di sekolah Anda. Saat ada pembicara tamu yang datang ke sekolah, jadilah seorang sukarelawan di atas panggung. Bantu seorang murid dengan PRnya setelah jam pelajaran selesai. Jadilah seorang sukarelawan di perpustakaan sekolah. Jika Anda hanya berfokus melakukan hal yang harus Anda lakukan alih-alih mencari hal-hal baru untuk dilakukan, maka kesempatan Anda untuk menjadi populer lebih kecil.
    • Jika Anda benar-benar pemalu, Anda tidak harus menempatkan diri dalam cara yang berlebihan dan bersifat pamer. Anda bisa mencari cara-cara kecil untuk membuat perbedaan, seperti mengikuti sebuah klub atau membacakan pengumuman untuk tim olahraga sekolah Anda di radio sekolah.

Tips

  • Jangan berbohong atau Anda akan ditandai sebagai seorang pembual. Kebohongan akan selalu menghantui Anda. Memiliki integritas dan moral akan membuat Anda dipercaya dan dihargai.
  • Pastikan Anda terlihat menarik dalam foto (hal ini bukan berarti Anda harus menanggalkan pakaian saat berfoto!). Tersenyumlah, bahkan jika Anda melihat ke arah lain. Dan pastikan Anda bisa tertawa saat sesi berfoto, sembari tetap terlihat bisa didekati.
  • Perbarui selalu obsesi media dan mode terkini. Kenali aktor, aktris, dan musisi. Jika Anda tidak tahu harus mulai dari mana, kunjungi Billboard.com dan dengarkan lagu-lagu terpopuler saat ini di radio, dan bacalah majalah-majalah populer seperti Gadis, Cita Cinta, dll.
  • Sadari bahwa masa-masa SMA bukanlah akhirnya! Masa-masa SMA hanya sepanjang tiga tahun dalam kehidupan Anda. Jika menjadi populer tidak membawa Anda ke keadaan yang membuat Anda PALING BAHAGIA maka lupakan saja - hidup ini terlalu singkat untuk tidak merasa bahagia.
  • Jadilah seseorang yang lucu! Anda harus mampu bercanda atau memiliki rasa humor yang baik.
  • Jadilah seseorang yang mampu bercerita dengan baik! Anda akan diasingkan jika Anda jayus (kecuali Anda bisa memelintirnya menjadi sebuah gurauan).
  • Jerawat tidak akan memengaruhi status Anda dengan terlalu signifikan, tetapi cobalah mengatasinya dengan sabun serta krim jerawat. Salah satu trik yang berguna untuk menyingkirkan jerawat dan menjaga seluruh tubuh agar tetap sehat adalah berhenti memakan gandum. Carilah bacaan tentang hal ini, contohnya ada pada sebuah buku yang berjudul Wheat Belly. Buku ini sangat menyenangkan untuk dibaca dan akan membuat Anda terkejut akan dampak gandum bagi Anda!
  • Tersenyumlah sebanyak mungkin (ini bukan berarti Anda harus melakukannya secara berlebihan atau tersenyum 24 jam sehari, dalam 7 hari setiap minggu). Tidak ada seorang pun yang suka seseorang yang selalu mengerutkan dahi atau terlihat tanpa ekspresi.
  • Jangan berteman dengan orang-orang yang salah, yang mengambil keputusan-keputusan yang buruk.
  • Jangan merasa tidak aman. Ada orang-orang yang iri pada diri Anda. Jadi, jadilah diri sendiri dan jangan khawatirkan orang lain. Mereka bukan Anda, mereka tidak tahu apa yang Anda sukai. Hanya Anda yang tahu hal-hal ini. Jadi, tunjukkan hal-hal tersebut dan jadilah diri sendiri!
  • Berkonsentrasilah pada kehidupan sosial dan pelajaran Anda. Berhati-hatilah akan siapa teman-teman Anda sesungguhnya. Anda tidak akan pernah tahu apakah seorang teman akan menghambat pelajaran atau kemampuan Anda, meski sesungguhnya Anda memiliki kapasitas untuk menggapai langit.
  • Jangan jadi perundung yang mengira dirinya keren. Ikuti saja langkah-langkah pada artikel ini.

Peringatan

  • Jangan berteman dengan orang-orang yang senang menusuk dari belakang. Mereka selalu memiliki kemungkinan mengkhianati Anda.
  • Jangan terperangkap berteman dengan "orang-orang populer" jika mereka tidak sesuai dengan gaya Anda. Berusahalah mengejar mimpi-mimpi Anda sendiri, bersikaplah ramah ke orang lain, dan Anda akan berteman, apa pun status sosial Anda saat ini. Jika tidak, Anda hanya akan terlihat seperti seorang peniru!
  • Jangan bergosip tentang orang lain, karena pada akhirnya gosip tersebut akan selalu kembali pada Anda!
  • Jangan pamer secara berlebihan atau orang-orang akan berpikir hal-hal yang buruk tentang diri Anda.
  • Jika SIAPA PUN dari geng populer mencoba membujuk Anda untuk mengonsumsi obat-obatan, jauhi dirinya dengan SEGERA. Lebih baik Anda tidak populer daripada mengikuti jalan kehidupan yang salah!
  • Secara umum, jauhi orang-orang ini dan ketahuilah bahwa diri Anda, yang lebih baik, berhak menolak untuk memastikan masa depan yang cerah! Dan ingatlah, anak-anak perempuan yang populer dan anak-anak perempuan yang baik hati tidak boleh bertengkar! Tidak ada pengecualian untuk hal ini, meski nanti ketika Anda sudah menjadi seorang wanita dewasa. Jika ada yang mengganggu Anda, abaikan ia atau beritahu seseorang.

TIPS BELAJAR EFEKTIF SMP dan SMA

MENJADI SISWA SMP YANG BERPRESTASI Masa SMP adalah masa penuh perubahan, baik dalam hal kebiasaan belajar maupun dalam hal perkembanga...